BCA Finance Data Kerugian Nasabah Akibat Gempa Palu

BCA Finance mendata nasabahnya yang terdampak bencana gempa dan tsunami di Palu dan sekitarya untuk menentukan program perlakuan khusus.
Azizah Nur Alfi | 03 Oktober 2018 17:49 WIB
Pengunjung melintas di samping deretan bursa mobil bekas di Jakarta, Minggu (4/2). Tren penjualan mobil bekas di 2018 diprediksi meningkat disebabkan naiknya ragam produksi mobil baru terutama segemen Low Cost Green Car (LCGC). - Bisnis.com/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - PT BCA Finance mendata nasabahnya yang terdampak bencana gempa dan tsunami di Palu dan sekitarya untuk menentukan program perlakuan khusus.

Direktur Utama PT BCA Finance, Roni Haslim menuturkan kantor cabang BCA Finance di Palu berhenti beroperasi setelah bencana terjadi. Saat ini perseroan tengah mendata kondisi dan kerugian yang dialami nasabahnya. 

Perseroan belum dapat menentukan program perlakuan khusus bagi nasabah terdampak karena pendataan belum selesai. Namun, seperti kejadian luar biasa di beberapa daerah lainnya, perseroan akan memberi kekhususan kepada konsumen yang menjadi korban. 

"Kami masih mendata kondisi kerugian yang dialami konsumen kami, sehingga belum bisa menentukan program-program," katanya pada Rabu (3/10/2018). 

Total portofolio pinjaman yang disalurkan BCA Finance di Palu sekitar Rp230 miliar per Agustus 2018. Pinjaman yang disalurkan di Palu berkontribusi sekitar 0,5% terhadap bisnis perusahaan.  "Kontribusi Palu hanya sekitar 0,5%, kecil," imbuhnya. 

Tag : bca finance
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top