Akhirnya AJB Bumiputera Miliki Direksi Baru

Bisnis.com, BALI - PT Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 akhirnya memiliki direksi baru setelah selama 2 tahun dipimpin oleh pengelola statuter untuk melalui masa restrukturisasi.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 26 Oktober 2018  |  09:37 WIB
Bisnis.com, BALI - PT Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 akhirnya memiliki direksi baru setelah selama 2 tahun dipimpin oleh pengelola statuter untuk melalui masa restrukturisasi.
Otoritas Jasa Keuangan Keuangan memastikan jajaran direksi baru tersebut telah melalui fit and proper test dan memperoleh rekomendasi dari regulator.
Kepala Eksekutif Pengawasan Industri Keuangan Non-Bank Otoritas Jasa Keuangan Riswinandi menjelaskan, direksi baru telah efektif bekerja setelah memperoleh rekomendasi dari fit and proper yang dilakukan regulator pada Senin (22/10/2018). 
Dia mengkonfirmasi empat nama direksi baru definitif tersebut. Mereka yakni Sutikno Syarif sebagai Direktur Utama, Budi Baik sebagai Direktur Korporasi, Sri Rahayu sebagai Direktur Teknik, dan Dena Chaerudin sebagai Direktur SDM. 
Empat nama ini disodorkan Badan Perwakilan Anggota (BPA) perusahaan kepada OJK. Berdasarkan anggaran dasar perusahaan, BPA menyaring sejumlah kandidat, selanjutnya memberhentikan direksi lama dan mengangkat direksi baru pada sidang luar biasa. 
Adapun, OJK mempertimbangkan kompetensi, integritas, latar belakang, secara rencana membangun perusahaan sesuai dengan jabatannya. 
"Fit and proper sudah dilakukan oleh OJK pada pekan ini, kalau tidak salah hari Senin. Kalau fit and proper test sudah dilakukan, berarti sudah efektif. Tinggal mereka bikin ceremony saja. Saat ini sudah efektif, sudah bekerja," katanya di sela-sela agenda 24th Indonesia Rendezvous yang diselenggarakan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia pada Kamis (25/10/2018). 
OJK berharap direksi definitif dapat memperbaiki sistem dan kinerja perusahaan yang selama ini kurang baik dan membuat rencana bisnis untuk mengembangkan perusahaan di masa mendatang. Lebih lanjut, pekerjaan rumah yang diemban oleh jajaran direksi tersebut yakni mendorong bisnis agar bertumbuh seperti halnya perusahaan asuransi jiwa lainnya.  
Dia mengimbau semua pihak tidak fokus pada latar belakang perusahaan lama para tokoh itu. Sebab, pengangkatan direksi definitif itu telah melalui proses yang benar. Sebagai informasi, 3 dari nama itu berasal dari PT Zurich Topas Life dan 1 nama berasal dari PT AXA Mandiri Financial Services. 
"Jadi Alhamdulillah ini memang orang-orang yang expert. Kami melihat latar belakangnya bahwa mereka dianggap memiliki kemampuan. Jadi tidak ada isu-isu itu," imbuhnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ajb bumiputera 1912

Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top