Bank Muamalat Gandeng Visa Genjot FBI

Bank Muamalat menggandeng PT Visa Worldwide Indonesia untuk meluncurkan kartu Shar-E debit 1hram. Peluncuran kartu ini diharapkan mendorong FBI sebesar 28% yoy.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 17 November 2018  |  02:09 WIB
Bank Muamalat Gandeng Visa Genjot FBI
CEO Bank Muamalat Achmad K. Permana (kanan) dan Presiden Direktur Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman (tengah) meluncurkan kartu debit 1hram di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (16/11/2018). - Istimewa/Bank Muamalat

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. menggandeng PT Visa Worldwide Indonesia untuk meluncurkan kartu Shar-E debit 1hram. Peluncuran kartu ini diharapkan mendorong fee based income (FBI) sebesar 28% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Kartu 1hram akan menjadi andalan dalam menggenjot pertumbuhan number of account (NoA) dan meningkatkan porsi dana murah.

“Kartu Shar-E debit 1hram dapat digunakan di lebih dari 18.000 ATM berlogo Visa di Tanah Suci. Dengan adanya kartu ini kami menargetkan pertumbuhan dana haji meningkat sekitar 9%,” kata Presiden Direktur Bank Muamalat Achmad K. Permana dalam keterangan tertulis pada Jumat (16/11/2018).

Permana menjelaskan sebagai bank syariah pertama di Indonesia, pihaknya ingin Muamalat menjadi pilihan utama dari sisi layanan perbankan untuk masyarakat dalam beribadah haji dan umrah. Hal ini sejalan dengan tagline #AyoHijrah yang diluncurkan oleh perseroan beberapa waktu lalu. 

Presiden Direktur Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman kartu 1hram ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah kepada para nasabah Muamalat. Dia mengklaim jamaah haji bisa mendapatkan kurs yang lebih kompetitif dibandingkan dengan menukar uang tunai di tempat penukaran uang.

Setiap bertransaksi di ATM berlogo VISA/Plus di Arab Saudi, nasabah juga bisa menggunakan menu Bahasa Indonesia dan gratis biaya tarik tunai, maksimal tiga kali dengan nominal maksimal 250 riyal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank muamalat, visa worldwide indonesia

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top