Bank Mandiri Syariah Perkenalkan Asisten Interaktif Aisyah

PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) memperkenalkan AISYAH, Asisten Interaktif Mandiri Syariah, sebuah chatbot yang berfungsi sebagai customer center virtual yang dapat melayani nasabah selama 7x24 jam.
Ropesta Sitorus | 28 November 2018 00:55 WIB
Karyawan melayani nasabah di kantor cabang Bank Syariah Mandiri di Jakarta, Senin (8/12). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, MEDAN -- PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) memperkenalkan AISYAH, Asisten Interaktif Mandiri Syariah, sebuah chatbot yang berfungsi sebagai customer center virtual yang dapat melayani nasabah selama 7x24 jam.
 
Layanan konsumen virtual tersebut akan membantu nasabah dalam memberikan informasi produk dan layanan, promo kegiatan, lokasi ATM atau Kantor Cabang, dan lain-lain.
 
Nasabah dapat berkomunikasi dengan AISYAH melalui platform media sosial dan aplikasi pengirim pesan seperti Telegram, Facebook Messenger, dan livechat di situs resmi Mandiri Syariah. Selanjutnya, pengguna harus mengikuti akun resmi Mandiri Syariah di Facebook Messenger serta @MandiriSyariahBot untuk Telegram.
 
Direktur Technology & Operation Mandiri Syariah Achmad Syafii menyampaikan AISYAH merupakan salah satu langkah transformasi digital perusahaan dalam memberikan layanan yang lebih efektif, efisien, dan customer-oriented
 
“AISYAH adalah chatbot pertama yang dimiliki bank syariah. Insyaallah, AISYAH bersifat customer-oriented karena memang dibuat semata-mata untuk kemudahan nasabah. Jadi, dengan adanya AISYAH, nasabah Mandiri Syariah dapat menanyakan segala hal yang berhubungan dengan Mandiri Syariah kapanpun dan di manapun," katanya lewat keterangan resmi, Selasa (27/18/2018).
 
Peluncuran AISYAH sebagai aplikasi layanan untuk nasabah Mandiri Syariah didasari oleh adanya perubahan kebutuhan masyarakat dan kemajuan teknologi.

Kemajuan teknologitelah memunculkan inovasi sistem pembayaran, antara lain yang berbasis kode Quick Response (QR). Teknologi sistem pembayaran ini memberi kemudahan bagi nasabah dalam transaksi atau melakukan pembayaran. 
 
“Upaya inovasi ini kami lakukan untuk memberi layanan transaksi lebih baik dan lebih mudah bagi nasabah yang akan membawa dampak posisif bagi perbankan syariah sehingga dapat meningkatkan pangsa pasar perbankan syariah. Pengembangan sistem transaksi pembayaran sangat penting bagi kami untuk menjadikan bank syariah sebagai bank transaksional selain sebagai bank untuk tempat menabung," tambah Syafii.
 
Mandiri Syariah, lanjutnya, berupaya meningkatkan layanan digital banking termasuk Mobile Banking Mandiri Syariah. 
 
Saat ini, Mandiri Syariah Mobile Banking hadir dengan fitur lebih lengkap di antaranya dapat digunakan untuk platform iOS, top up saldo uang elektronik, dan update saldo uang elektronik bagi ponsel yang memiliki fitur Near Field Communication (NFC), QR pay, pembelian pulsa, token listrik, pembayaran zakat, infaq, sampai dengan cek jadwal salat. 
 
“Ke depannya, layanan Mandiri Syariah Mobile Banking akan terus dilengkapi dengan fitur-fitur sesuai perkembangan perilaku konsumen saat ini dan sesuai kebutuhan nasabah dalam melakukan transaksi ke berbagai perusahaan e-commerce,” kata Syafii.
 
Sejalan dengan program Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) Bank Indonesia (BI) dalam meningkatkan keamanan transaksi, efisiensi pembayaran dan kedaulatan pengelolaan keuangan, Mandiri Syariah juga menerbitkan desain baru Debit Card Mandiri Syariah yang berteknologi cip dengan tiga pilihan jenis kartu yaitu silver, gold, dan platinum yang dapat dipilih sesuai kebutuhan nasabah.
 
"Hingga November, total Debit Card Mandiri Syariah yang berlogo GPN dan berteknologi cip yang telah terdistribusi ke nasabah mencapai lebih dari 30%. Ini lebih cepat dari ketentuan BI yang menetapkan pendistribusian 30% pada akhir 2018," sambungnya.
 

Tag : bsm, Digital Banking
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top