Sampai November 2018, BNI Salurkan KUR Rp15,2 Triliun

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. mencatatkan penyaluran kredit usaha rakyat atau KUR sampai dengan 26 November 2018 sebesar Rp15,2 triliun atau 92,3% dari target keseluruhan tahun ini Rp16,5 triliun. KUR BNI telah mengalir kepada 129.027 debitur di seluruh Indonesia.
Ipak Ayu H Nurcaya | 28 November 2018 21:28 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. mencatatkan penyaluran kredit usaha rakyat atau KUR sampai dengan 26 November 2018 sebesar Rp15,2 triliun atau 92,3% dari target keseluruhan tahun ini Rp16,5 triliun. KUR BNI telah mengalir kepada 129.027 debitur di seluruh Indonesia.

Direktur Bisnis kecil dan Jaringan BNI Catur Budi Harto mengatakan bahwa perseroan juga baru saja menginisiasi Gerakan Mengawal Musim Tanam Oktober 2018—Maret 2019 atau Okmar 2018/2019 yang merupakan kerja sama antara BNI dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Gerakan ini dimaksudkan untuk memastikan para petani dapat melakukan proses tanam sesuai jadwal tanamnya.

Kegiatan pembuka untuk memulai Gerakan Mengawal Musim Tanam dilaksanakan di Desa Gampong Tampok Blang, Aceh. Gerakan ini  dilatar belakangi oleh musim hujan yang mulai berlangsung sejak bulan November 2018. Gerakan ini juga dilaksanakan sebagai upaya mengamankan keberhasilan hasil panen mulai dari musim tanam yang berlangsung pada bulan Oktober 2018 – Maret 2019, dengan proyeksi masa panen yaitu pada bulan Februari – Maret.

"Selain itu, peran BNI pada gerakan ini dimaksudkan untuk mengawal musim tanam Oktober – Maret dengan pembiayaan yang murah, mudah, disertai pendampingan dan adanya off-taker bagi petani sektor tanaman pangan di berbagai daerah di Indonesia. Program ini dilaksanakan dengan sinergi antar BUMN dan Kementerian Pertanian," katanya melalui siaran pers, Rabu (28/11/2018).

Menurut Catur, gerakan tersebut merupakan wujud kontribusi BNI untuk menyejahterakan petani, melalui penyediaan akses permodalan yang mudah dan murah di sektor pertanian dan perkebunan. Gerakan ini diharapkan menjadi salah satu penopang program pemerintah dalam upaya meningkatkan produktivitas petani, pemerataan pendapatan, dan pengentasan kemiskinan.

GM Divisi Bisnis Usaha Kecil BNI Bambang Setyatmojo menambahkan BNI melakukan gerakan ini sebagai salah satu bentuk sinergi antara BUMN dan Kementerian dalam pendampingan budidaya serta peningkatan hasil produksi dengan dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta percepatan program berupa Corporate Sosial Responsibility (CSR).

Gerakan ini nantinya akan diimplementasikan di 56 lokasi penghasil komoditas jagung dan padi di seluruh Indonesia dengan melibatkan kurang lebih 25.000 petani. Pada acara ini, BNI memberikan bantuan CSR berupa kegiatan Padat Karya Tunai (PKT) berupa perbaikan saluran irigasi sepanjang 2 kilometer di Gampong Tampok Blang. PKT ini melibatkan 200 petani dan bantuan 2 unit hand tractor.

"Pada kesempatan ini juga dilaksanakan tanam massal komoditas yang dilakukan oleh pejabat setempat dengan melibatkan 500 Petani. Dalam kegiatan ini dilaksanakan penyerahan Kartu Tani dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tani," katanya.

Tag : bni, kredit usaha rakyat, kur
Editor : Farodlilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top