Danamon Luncurkan Layanan API Central

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Bank Danamon Indonesia Tbk. memperkenalkan Application Programming Interface (API) Central yakni layanan open API atau open banking yang memungkinkan nasabah terhubung langsung dengan bank untuk pelaksanaan transaksi.
Nirmala Aninda | 30 November 2018 02:17 WIB
Nasabah mengisi formulir di Kantor Cabang Bank Danamon, Jakarta, Jumat (28/4). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Bank Danamon Indonesia Tbk. memperkenalkan Application Programming Interface (API) Central yakni layanan open API atau open banking yang memungkinkan nasabah terhubung langsung dengan bank untuk pelaksanaan transaksi.

Product Development Transaction Banking Bank Danamon Tania Octavia menyampaikan layanan data center ini disiapkan untuk mitra kerja dan nasabah perseroan yang bergerak di bidang industri teknologi finansial, e-commerce dan peer to peer lending.

"Para developer dapat mengakses produk perbankan untuk dioperasikan melalui aplikasi mereka," ujarnya dalam peluncuran API Central Bank Danamon di Jakarta, Kamis (29/11/2018).

Dalam tahap awal operasional API Central tersebut, Bank Danamon membuka akses terhadap 7 jenis layanan perbankan yang dapat diakses oleh mitra korporasi, komersial dan institusi finansial.

Antara lain transaksi overbook, transaksi sistem kliring nasional (SKN), transaksi Real-Time Gross Settlement (RTGS), Danamon Virtual Account (Reg), Danamon Virtual Account (Reg + Bill), layanan cek saldo serta informasi rekening.

Tahun depan Bank Danamon berencana untuk memperluas jenis layanan yang dapat dimanfaatkan oleh mitra bisnis mereka guna mempermudah proses transaksi nasabah.

Pada kesempatan yang sama Vice President and IT Group Head Bank Danamon Ronaldi Laksana menyampaikan sebelum ini layanan B2B yang dilakukan oleh perseroan terhadap mitra kerja bersifat personal dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing klien.

"Dengan dibentuknya API ini kami sekarang memiliki format standar layanan korporasi. Tentunya ini akan membantu proses integrasi dengan mitra korporasi potensial dan B2B yang lain. Ini merupakan pertama kalinya Bank Danamon melakukan open expose API," ungkapnya.

Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh Temasek Asia Tenggara, saat ini terdapat 350 juta pengguna internet dimana Indonesia sendiri memiliki 150 juta pengguna internet dengan nilai transaksi sebesar US$27 miliar.

Dengan potensi yang cukup besar, nilai transaksi digital Indonesia diprediksi akan mencapai US$ 100 miliar pada 2025.

"Hal inilah yang menjadi salah satu alasan kami meluncurkan API Central dan menargetkan industri fintech, marketplace, dan online retail di samping payment gateway sebagai pangsa pasar utama," tambahnya.

Sampai dengan kuartal III/2018 Bank Danamon mencatatkan realisasi laba bersih sebesar Rp3 triliun, tumbuh stagnan sebesar 0,13% secara tahunan jika dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Penyaluran kredit dan trade finance perseroan tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 6% secara tahunan dari Rp126,9 triliun pada kuartal III/2017 menjadi Rp134,3 triliun pada kuartal III/2018.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kredit segmen UKM yang tumbuh 11% secara tahunan menjadi Rp30,5 triliun serta kredit kepemilikan rumah (KPR) yang tumbuh 35% secara tahunan menjadi Rp7,3 triliun.

Tag : bank danamon
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top