Mandiri Investment Forum 2019 Resmi Dibuka Usung Tema "Invest Now!"

Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sulaiman Arif mengungkapkan acara ini bertujuan untuk memberikan update bagi investor terkait dengan perkembangan ekonomi Indonesia langsung dari pemerintah dan institusi yang bersangkutan.
Hadijah Alaydrus | 30 Januari 2019 10:10 WIB
Menkeu Sri Mulyani Indrawati (ketiga kiri) berbincang dengan Dirut Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo (kedua kiri), Dirut Mandiri Sekuritas Silvano Rumantir (kanan) dan Global Strategist Jefferies Sean Darby saat menghadiri Mandiri Investment Forum 2018 di Jakarta, Rabu (7/2/2018). - ANTARA/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, JAKARTA -- Acara tahunan Bank Mandiri, Mandiri Investment Forum 2019, resmi dibuka dengan tema "Invest Now!", Rabu (30/1/2019).

Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sulaiman Arif mengungkapkan acara ini bertujuan untuk memberikan update bagi investor terkait dengan perkembangan ekonomi Indonesia langsung dari pemerintah dan institusi yang bersangkutan.

"Indonesia sendiri selama tiga tahun terakhir membukukan pertumbuhan rata-rata 5% di tengah gejolak ekonomi global," ujarnya, Rabu (30/1).

Sementara itu, inflasi berhasil diarahkan di kisaran yang rendah, yakni 3,13% pada 2018. Hal ini disebut berkat koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia (BI).

Perkembangan lain yang baik adalah penurunan angka kemiskinan ke kisaran satu digit.

Momentum ini, tutur Sulaiman, harus dimanfaatkan dengan mendorong diskresi kebijakan yang konkrit demi pertumbuhan dan stabilitas ekonomi yang lebih baik. Menurutnya, Indonesia membutuhkan aliran dana atau investasi untuk mengatasi likuditas yang ketat.

Dari faktor global, Sulaiman mengungkapkan normalisasi suku bunga AS dan perang dagang AS-China tetap menjadi tantangan utama. Sementara itu, dari dalam negeri, masalah defisit transaksi berjalan perlu segera diatasi untuk menjaga pertumbuhan dan stabilitas.

Hadir dalam Mandiri Investment Forum 2019 antara lain Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur BI Perry Warjiyo, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil, Kepala Ekonom World Bank untuk Indonesia Frederico Gil Sander, serta ekonom dan Kepala Dewan Penasihat Mandiri Institute Chatib Basri.

Tag : investasi, bank mandiri
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top