Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dicaplok Bank Korea, Bank Agris Akan Gelar RUPSLB Ganti Nama dan Logo

PT Bank Agris Tbk. akan menggelar rapat umum pemegang luar biasa (RUPSLB) terkait pergantian logo dan nama perusahaan pasca pergantian pemegang saham pengendali.
Ropesta Sitorus
Ropesta Sitorus - Bisnis.com 08 April 2019  |  12:59 WIB
Bank Agris
Bank Agris

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Agris Tbk. akan menggelar rapat umum pemegang luar biasa (RUPSLB) terkait dengan pergantian logo dan nama perusahaan pascapergantian pemegang saham pengendali.

Hal itu sejalan dengan aksi akuisisi yang resmi dilakukan Industrial Bank of Korea (IBK) pada medio Januari 2019. Akan tetapi, perseroan belum menetapkan rencana pelaksanaan rapat tersebut.

“Hari ini hanya RUPS tahunan yang biasa saja yang memutuskan tidak ada pembagian dividen serta menunjuk kembali pengurus sekarang dan penunjukan kantor akuntan publik. RUPSLB ganti nama dan logo masih butuh waktu lagi,” kata Paulus Nurwadono, Presiden Komisaris Bank Agris saat ditemui di Jakarta, belum lama ini.

Masuknya IBK dengan kepemilikan 95,79% di emiten bersandi AGRS tersebut juga dinilai akan membawa perubahan dari sisi arah bisnis perseroan.

Apalagi IBK memang tengah memproses penggabungan usaha AGRS dengan PT Bank Mitra Niaga (NAGA) yang sahamnya juga telah dikendalikan oleh bank pemerintah Korea Selatan tersebut.

“Kami masih menunggu sebenarnya IBK ini maunya seperti apa arah pengembangan bisnisnya seperti apa. Tapi karena OJK sudah menyetujui dan mereka sudah melakukan pemaparan di OJK, semestinya sinergi ini akan memperkuat sektor keuangan di Indonesia, khususnya perbankan,” ujarnya.

Dewan Komisaris AGRS juga berharap bahwa dengan masuknya IBK akan diiringi dengan komitmen untuk memperkuat permodalan bank AGRS.

Per akhir kuartal I/2019, menurut Paulus, AGRS telah resmi naik kelas menjadi bank umum kegiatan usaha (BUKU) II setelah masuknya dana dari IBK.

Saat ini perseroan tengah memproses perizinan ke OJK pasar modal dan perbankan terkait merger dua entitas tersebut. Namun Paulus enggan memerinci terkait dengan target efektif penggabungan usaha.

“Saya pikir semuanya akan bagus karena IBK ini kan bank pemerintah Korea, jadi pasti tidak akan mempertaruhkan kredibilitasnya dan pasti [modal bank AGRS] akan diperkuat. Kami lagi upayakan perizinan-perizinan agar bisa merger setelah itu akan susun langkah perkuatan bisnisnya,” tambahnya. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

akuisisi
Editor : M. Taufikul Basari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top