Penyaluran KUR BRI Tembus Rp25,32 Triliun per Kuartal I/2019

Sampai dengan kuartal I/2019, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Bank BRI telah mencapai Rp25,32 triliun, yang menjangkau sekitar 1,2 juta debitur.
Ropesta Sitorus | 26 April 2019 13:43 WIB
Ilustrasi aktivitas pelayanan Bank BRI - Antara/A. Jarot Nugroho

Bisnis.com, JAKARTA—Sampai dengan kuartal I/2019, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh PT Bank  Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. telah mencapai Rp25,32 triliun. Kredit bersubsidi tersebut telah menjangkau sekitar 1,2 juta debitur.

Corporate Secretary BRI Bambang Tribaroto menyampaikan, nilai penyaluran KUR oleh BRI per kuartal I/2019 yang mencapai Rp25,32 triliun tersebut setara dengan 29,11% dari total target diamanatkan sepanjang tahun ini yakni senilai Rp86,97 triliun.

“Penyaluran KUR BRI telah disalurkan kepada lebih dari 1,2 juta debitur,” katanya kepada Bisnis, Selasa (24/4).

Bambang melanjutkan bahwa penyaluran KUR sampai dengan kuartal I/2019 didominasi oleh KUR mikro yakni mencapai Rp22,40 triliun, atau 88,46% KUR yang disalurkan pada periode tersebut. KUR mikro adalah kredit bersubsidi yang disalurkan kepada debitur dengan nilai plafon maksimal Rp25 juta per debitur.

Sementara itu,  pada periode yang sama, penyaluran KUR kecil telah mencapai Rp2,87 triliun. Sedangkan KUR kepada pekerja migran telah mencapai Rp47,85 miliar.

Adapun, untuk penyaluran ke sektor produksi hingga Maret 2019 masih tercatat sebesar 44,6%. Kendati belum mencapai 60%, angka tersebut naik dari akhir Desember 2018 yang tercatat sebesar 42,53%

Bambang mengutarakan, perseroan lebih memfokuskan ke sektor pertanian untuk mendorong penyaluran KUR ke sektor produksi sehingga bisa mencapai 60%.

Seperti diketahui, pada tahun ini, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menaikkan target penyaluran KUR menjadi 60% dari total pembiayaan yang disalurkan. Angka itu meningkat dari tahun lalu yang dipatok sebesar 50%.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bri, kredit usaha rakyat

Editor : Farodilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top