Tambah Modal, Radana (HDFA) Berencana Rights Issue

Emiten pembiayaan PT Radana Bhaskara Finance Tbk. (HDFA) berencana melakukan penambahan modal dengan Hak Memberikan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 08 Mei 2019  |  10:39 WIB
Tambah Modal, Radana (HDFA) Berencana Rights Issue
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA—Emiten pembiayaan PT Radana Bhaskara Finance Tbk. (HDFA) berencana melakukan penambahan modal dengan Hak Memberikan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Rabu (8/5/2019), manajemen dalam prospektus menuliskan untuk memuluskan rencana rights issue, perseroan akan melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 13 Juni 2019.

“Setelah RUPSLB menyetujui aksi rights issue, perseroan akan mendaftarkan HMETD ke OJK. Dengan demikian, diperkirakan pelaksanaan rights issue paling lambat pada kuartal IV/2019,” papar manajemen.

Perseroan berencana menggunakan seluruh dana yang diterima dari penambahan modal dengan memberikan HMETD (setelah dikurangi dengan seluruh komisi-komisi, biaya-biaya, ongkos-ongkos dan pengeluaran-pengeluaran lainnya) untuk pengembangan atau ekspansi usaha, serta modal kerja.

Dalam aksi rights issue, Radana akan menerbitkan 6,98 miliar lembar saham baru. Pada perdagangan Rabu (8/5/2019), saham HDFA bertengger di level Rp142. Dengan perkiraan harga tersebut sebagai harga pelaksanaan, Radana berpotensi meraih dana dari rights issue sebesar Rp991,16 miliar.

Saat ini, pemegang saham perseroan ialah PT Tiara Marga Trakindo (TMT) sebesar 70,78 persen, PT Inti Investasi Prima 21,72 persen, dan masyarakat 7,5 persen. Jumlah saham yang ditempatkan meningkat menjadi 9,31 miliar setelah rights issue, dari sebelumnya 2,33 miliar lembar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
right issue

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top