Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BTN Pacu Bisnis Wealth Management

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. berupaya memacu bisnis wealth managemet yang saat ini dinilai belum terlalu optimal.
Suasana layanan di kantor PT Bank Tabungan Negara Tbk di Jakarta, Senin (8/1)./JIBI-Dedi Gunawan
Suasana layanan di kantor PT Bank Tabungan Negara Tbk di Jakarta, Senin (8/1)./JIBI-Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. berupaya memacu bisnis wealth managemet yang saat ini dinilai belum terlalu optimal. 

Direktur Konsumer Bank BTN Budi Satria mengatakan bahwa kontribusi pendapatan berbasis komisi atau fee based income (FBI) dari bisnis wealth management hingga kuartal I/2019 baru mencapai Rp14 miliar. Nilai tersebut masih jauh dari target yang ditetapkan pada tahun ini sebesar Rp71 miliar. 

“Hal ini memang masih menjadi salah satu pekerjaan kami untuk lebih meningkatkan fee based income dari bisnis wealth management, di mana bisnis ini juga masih terbilang baru di bank BTN," katanya kepada Bisnis, Rabu (8/5/2019). 

Budi memaparkan bahwa pertumbuhan dana kelolaan wealth management per Maret 2019 mencapai Rp33,46 triliun. Perseroan menargetkan dana kelolaan bisa mencapai Rp36 triliun atau tumbuh Rp4 triliun pada akhir tahun ini. 

Untuk mendorong pertumbuhan bisnis wealth management, perseroan akan meluncurkan beberapa produk baru seputar produk non-banking sesuai dengan kebutuhan nasabah. 

Produk yang akan disediakan tersebut di antaranya reksa dana terproteksi dan bancassurance endowment. Selain itu, perseroan juga akan melancarkan kerja sama dengan Kementerian Keuangan untuk menjual produk Surat Berharga Negara Ritel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Maria Elena
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper