Bank Danamon Catatkan Obligasi Rp1 Triliun, Berikut Bunganya

PT Bank Danamon Tbk. (BDMN) mendapatkan persetujuan Bursa Efek Indonesia untuk mencatatkan obligasi senilai Rp2 triliun. Namun, baru dua seri surat utang yang akan dicatatkan dengan nilai Rp1 triliun.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 25 Mei 2019  |  09:14 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—PT Bank Danamon Tbk. (BDMN) mendapatkan persetujuan Bursa Efek Indonesia untuk mencatatkan obligasi  senilai Rp2 triliun. Namun, baru dua seri surat utang yang akan dicatatkan dengan nilai Rp1 triliun.

Dalam keterbukaan informasi Jumat (24/5/2019), BEI menyetujui pencatatan obligasi pada 27 Mei 2019. Surat utang bernama Obligasi Berkelanjutan I Bank Danamon Tahap I tahun 2019 senilai Rp1 triliun itu terdiri dari dua seri.

Pertama, seri A dengan nilai emisi Rp148 miliar dan tingkat bunga 7,55% per tahun. Jangka waktu obligasi selama 370 hari, dan pembayaran imbal hasil setiap 3 bulan. Surat utang itu jatuh tempo pada 4 Juni 2020.

Kedua, seri B dengan nilai emisi Rp852 miliar dan tingkat bunga 8,55% per tahun. Jangka waktu obligasi selama 36 bulan, dan pembayaran imbal hasil setiap 3 bulan. Surat utang itu jatuh tempo pada 24 Mei 2022.

“Bertindak sebagai wali amanat PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Peringat dari Pefindo terhadap obligasi ini ialah Triple A (AAA),” papar keterbukaan informasi.

Pada penutupan perdagangan akhir pekan, saham BDMN terkoreksi 0,61% menjadi Rp4.890. Harga merosot 35,66% sepanjang tahun berjalan. Kaptalisasi pasarnya mencapai Rp47,79 triliun dengan Price to Earning Ratio (PER) 14,91 kali.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank danamon

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top