BNI Harapkan Kredit UMKM Semakin Tumbuh di Sumbagsel

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. memproyeksikan peningkatan pernyaluran kredit khususnya untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) akan semakin tumbuh di wilayah Sumatra Bagian Selatan.
Ropesta Sitorus, Rivki Maulana
Ropesta Sitorus, Rivki Maulana - Bisnis.com 15 September 2019  |  18:29 WIB
BNI Harapkan Kredit UMKM Semakin Tumbuh di Sumbagsel
Ilustrasi-ATM Bank BNI - Antara/Adwit B. Pramono

Bisnis.com, PALEMBANG – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. memproyeksikan peningkatan pernyaluran kredit khususnya untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) akan semakin tumbuh di wilayah Sumatra Bagian Selatan.

Head of Performance and Channel Management Group Bank BNI Wilayah Palembang Yudi Indra mengatakan pengoperasian sejumlah ruas jalan tol Trans Sumatra akan menjadi katalisator bagi perkembangan bisnis UMKM.

Menurutnya, hal ini sudah mulai terbukti dengan pengoperasian ruas tol Bakauheni – Terbanggi Besar (Bakter) di Lampung serta Tol Indralaya – Palembang di Sumatra Selatan.

“Sekarang nasabah kami yang UMKM sudah banyak yang naik kelas kalau dilihat dari kredit yang diajukan. Nasabah pinjaman KUR [kredit usaha rakyat] di bawah Rp500 juta naik menjadi kredit BNI Wirausaha sebesar Rp1 miliar – Rp15 miliar, lalu ada yang usaha kecil naik ke segmen menengah dengan kredit di atas Rp15 miliar,” katanya kepada tim Jelajah Infrastruktur Sumatra, Jumat (13/9/2019).

Yudi berharap jika seluruh ruas jalan tol Lampung – Palembang sudah tersambung sepenuhnya, jumlah pelaku usaha yang tumbuh dan berkembang semakin banyak lagi.

Dalam waktu dekat, jalan Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (Terpeka) yang dibangun PT Hutama Karya (Persero) akan segera dioperasikan.

“Kalau arus lalu lintas sudah ramai, kunjungan akan meningkat. Dengan adanya tol trasportasi lebih cepat dan terjangkau, Iini jadi substitusi dari transportasi udara. Sekarang orang masih mikir-mikir dari Palembang ke Lampung naik pesawat karena lumayan mahal, sedangkan kalau naik transportasi darat jaraknya jauh dan lama,” kata Yudi.

Saat ini segmen UMKM menjadi penopang utama portofolio kredit BNI wilayah Sumbagsel. Secara keseluruhan, nasabah segmen usaha mikro kecil sebanyak 35 persen, sedangkan kelas menengah sebesar 60 persen - 65 persen. Dilihat dari sektornya, porsi paling tinggi berasal dari UMKM sektor perdagangan.

“Kalau ada jalan tol, UMKM terkait transportasi yang berkaitan dengan jalan tol akan berpotensi tumbuh, misalnya pengusaha yang hadir di rest area, pengangkutan, usaha pergudangan dan juga komunikasi,” papar Yudi.

Tak hanya terkait transportasi, pelaku UMKM yang berkaitan dengan pariwisata juga dinilai berpotensi menikmati pertumbuhan pesat seperti usaha rumah makan, oleh-oleh, hingga akomodasi penginapan.

Menurut Yudi, Kota Palembang adalah salah satu kota tujuan wisata MICE yang memiliki sarana dan prasarana memadai sebagai efek dari pelaksanaan event skala internasional Asian Games tahun lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bni, umkm, Jelajah Infrastruktur Sumatra 2019

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top