Proteksi Gawai, Allianz Gandeng Home Credit

Bisnis.com, JAKARTA — PT Asuransi Allianz Utama Indonesia menjalin kerja sama dengan PT Home Credit Indonesia dalam menyediakan proteksi gawai yang dibeli menggunakan layanan pembiyaan Home Credit.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 08 Oktober 2019  |  11:45 WIB
Proteksi Gawai, Allianz Gandeng Home Credit
Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia Peter van Zyl (kiri) dan Chief Executive Officer Home Credit Indonesia Jaroslav Gaisler (kanan) berfoto dalam peresmian kerja sama peluncuran produk asuransi kredit, Selasa (8/10/2019) di Jakarta./ - BISNIS/Wibi Pangestu Pratama
Bisnis.com, JAKARTA — PT Asuransi Allianz Utama Indonesia menjalin kerja sama dengan PT Home Credit Indonesia dalam menyediakan proteksi gawai yang dibeli menggunakan layanan pembiyaan Home Credit.
Kerja sama tersebut diresmikan pada Selasa (8/10/2019) di Jakarta oleh Presiden Direktur Allianz Utama Indonesia Peter van Zyl dan Chief Executive Officer Home Credit Indonesia Jaroslav Gaisler. 
Peter menjelaskan bahwa kedua pihak bekerjasama membuat dua produk proteksi gawai, yakni EasyCover dan MaxCover. Pelanggan yang membeli gawai secara kredit melalui Home Credit dapat membeli polis asuransi kredit tersebut untuk proteksi selama 1 tahun.
Menurut dia, peningkatan kepentingan penggunaan gawai sejalan dengan peningkatan berbagai macam risiko yang membayangi. Hal tersebut menjadi potensi bagi kedua perseroan untuk meningkatkan penetrasi ke segmen ritel.
"Kerja sama Allianz Utama Indonesia dengan Home Credit adalah salah satu inovasi dan perwujudan dari strategi kami dalam menggarap segmen bisnis ritel untuk memperluas jangkauan perlindungan asuransi," ujar Peter dalam acara konferensi pers peluncuran produk tersebut, Selasa (8/10/2019).
Jaroslav menjelaskan bahwa terdapat perubahan tren penggunaan gawai di masyarakat seiring banyaknya keperluan sehari-hari yang dapat dikerjakan melalui gawai. Menurut dia, terdapat pergeseran penggunaan gawai dari gaya hidup menjadi kebutuhan.
Hal tersebut menjadi peluang bagi kedua perusahaan untuk mengembangkan produk proteksi, seiring dengan terus meningkatnya penggunaan gawai di masyarakat. Peningkatan tersebut turut dicatatkan oleh Home Credit, melalui 700.000 kontrak kredit sepanjang semester pertama 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
allianz

Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top