Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ilustrasi
Premium

Mereka yang Masih Terbelenggu Kredit Bermasalah

19 November 2019 | 19:34 WIB
Secara industri kualitas aset perbankan masih terkendali. Namun, ternyata kondisi tersebut tidak mencerminkan semua bank. Pasalnya masih ada sedikitnya lima bank yang masih berkutat perbaikan aset kredit.

Bisnis.com, JAKARTA — Secara industri kualitas aset perbankan masih terkendali. Namun, ternyata kondisi tersebut tidak mencerminkan semua bank. Pasalnya masih ada sedikitnya lima bank yang masih berkutat perbaikan aset kredit.

Sebab rasio kredit bermasalah atau non-performing loan mereka masih cukup tinggi, yakni di atas 5%. Kendati OJK telah menetapkan 5% sebagai batas maksimal NPL perbankan, kenyataannya sejumlah bank masih mencatatkan NPL di atas 5%. Kebanyakan bank-bank tersebut berasal dari kelompok BUKU II.

Jika dirinci secara kelompok bank per Agustus 2019, BUKU II tercatat memiliki tingkat NPL 3,82%, sedangkan BUKU I, III, dan IV masing-masing 3,05%, 2,69%, dan 2,25%.

Berdasarkan catatan Bisnis, setidaknya ada lima bank yang memiliki NPL bruto di atas 5% yakni Bank BRI Agro, Bank Banten, Bank MNC, Bank Arta Graha, dan Bank Bukopin.

Plt. Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk. Ebeneser Girsang menilai tingginya NPL didorong oleh sejumlah nasabah yang bergerak pada komoditas sawit yang arus kasnya ketat.

Per kuartaL III/2019 anak usaha BRI itu sebenarnya mencatat penyaluran kredit yang baik atau naik 34,62% menjadi Rp18,39 triliun. Namun, labanya merosot dari Rp166,57 miliar pada September 2018 menjadi hanya Rp15,29 miliar per September 2019.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top