Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna (kiri) bersama Jaksa Agung Burhanuddin (tengah) dan anggota BPK Hendra Susanto (kanan) menyampaikan keterangan tentang hasil pemeriksaan Asuransi Jiwasraya di Jakarta, Rabu (8/1/2020)./ANTARA FOTO-Puspa Perwitasari -
Premium

Lampu Kuning Risiko Sistemik Kasus Jiwasraya

09 Januari 2020 | 11:55 WIB
Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK menyatakan bahwa terdapat risiko sistemik dari kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Kerugian negara akibat kasus itu diyakini akan lebih besar dari perkiraan awal Kejaksaan Agung senilai Rp13,7 triliun.

Bisnis.com, JAKARTA  - Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK menyatakan bahwa terdapat risiko sistemik dari kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Kerugian negara akibat kasus itu diyakini akan lebih besar dari perkiraan awal Kejaksaan Agung senilai Rp13,7 triliun.

Ketua BPK Agung Firman Sampurna menyatakan bahwa masalah Jiwasraya merupakan kasus dengan skala yang sangat besar. Kondisi tersebut membuat BPK bersama penegak hukum perlu mengambil kebijakan secara hati-hati karena terdapat risiko yang menghantui.

"Kasus Jiwasraya ini cukup besar skalanya, bahkan saya katakan ini gigantik, sehingga memiliki risiko sistemik," ujar Agung dalam konferensi pers di Kantor BPK, Jakarta pada Rabu (8/1/2020).

Agung membandingkan kasus Jiwasraya dengan kasus Bank Century sebagai gambaran dari dampak sistemik yang berpotensi muncul. Menurut dia, nilai kerugian awal akibat kasus tersebut sebesar Rp678 miliar, tetapi membengkak menjadi Rp6,7 triliun karena terjadi rush.

Hal tersebut, menurutnya, membuat risiko sistemik kasus Jiwasraya tidak dapat diukur sekadar dari nilai aset atau nilai dalam buku. Terdapat 'bom' risiko yang perlu dicegah agar tidak meledak dan menyebabkan kekacauan.

"Kami tidak ingin sampai ke situ [muncul risiko sistemik], justru ini kami lakukan mencegah supaya tidak menjadi masalah yang besar," ujar dia.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top