Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

30 Saham Tertekan, JII Ambruk Lebih dari 4 Persen

Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), terperosok lebih dari 4 persen pada perdagangan pagi ini, Kamis (12/3/2020).

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), terperosok lebih dari 4 persen pada perdagangan pagi ini, Kamis (12/3/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, JII menyentuh level 516,88 dengan penurunan tajam 4,69 persen atau 25,43 poin pada pukul 09.50 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Rabu (11/3), JII ditutup di level 542,3 dengan kemerosotan 1,31 persen atau 7,18 poin.

Pelemahan indeks syariah tersebut berlanjut dengan dibuka turun tajam 14,54 poin atau 2,68 persen di posisi 527,76 pada Kamis. Sepanjang perdagangan pagi ini, JII bergerak di level 512,08-527,76.

Seluruh 30 saham yang diperdagangkan dalam JII tertekan di zona merah.

Saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang masing-masing turun 8,47 persen dan 2,65 persen menjadi penekan utama atas koreksi yang dialami JII pagi ini.

Sejalan dengan JII, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) drop 3,98 persen atau 205,27 poin ke level 4.948,83 pada pukul 09.50 WIB, menuju pelemahan hari kedua berturut-turut.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak di level 4.929,56 – 5.040,99.

Sebanyak 34 saham menguat, 306 saham melemah, dan 344 saham stagnan dari 684 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang masing-masing turun 4,96 persen dan 6,23 persen menjadi penekan utama pergerakan IHSG.

Saham-saham syariah yang melemah (pukul 09.50 WIB)
KodePergerakan (persen)

TPIA

-8,47

TLKM

-2,65

ASII

-4,20

BRPT

-9,55

Sumber: Bloomberg

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper