Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

CDS Turun 181 Basis Poin, BI: Kepanikan di Pasar Keuangan Indonesia Mereda

Selain itu, BI melihat net jual di pasar keuangan Tanah Air semakin berkurang sehingga rupiah mulai menguat.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 27 Maret 2020  |  14:08 WIB
Karyawan melintas didekat logo Bank Indonesia di Jakarta, Senin (30/12/2019). Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan melintas didekat logo Bank Indonesia di Jakarta, Senin (30/12/2019). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan sejumlah perkembangan indikator stabilitas rupiah, Indeks Dolar, Premi CDS hingga transaksi Surat Berharga Negara (SBN).

Pada pagi hari ini, Jumat (27/3/2020), BI mencatat rupiah dibuka menguat di level di Rp16.100 per dolar AS.

BI juga melihat redanya kepanikan di pasar keuangan mendorong Premi CDS (Currency Default Swap) Indonesia 5 tahun turun ke 181 bps per 26 Maret 2020 dari 239 bps per 20 Maret 2020.

Berdasarkan data transaksi 23-26 Maret 2020, nonresiden di pasar keuangan domestik net jual Rp9,93 triliun dengan net jual di pasar SBN sebesar Rp10,0 triliun dan di pasar saham sebesar Rp0,07 triliun.

Berdasarkan data setelmen 23-26 Maret 2020, nonresiden di pasar keuangan domestik net jual Rp25,05 triliun. Selama 2020 (ytd), nonresiden di pasar keuangan domestik tercatat net jual Rp140,13 triliun (termasuk data crossing saham), terutama dikontribusi dari pasar SBN (Surat Berharga Negara).

"BI terus memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sesuai dengan fundamentalnya dan bekerjanya mekanisme pasar," tulis bank sentral Tanah Air dalam laporannya, Jumat (27/3/2020).

BI juga menegaskan pihaknya berkomitmen terus meningkatkan intensitas stabilisasi di pasar DNDF (Domestic Non Deliverable Forward), pasar spot, dan pembelian SBN (Surat Berharga Negara) dari pasar sekunder.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia Rupiah
Editor : Hadijah Alaydrus
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top