Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Harga Emas Melonjak, Nasabah Ramai-Ramai Tebus Gadai

Dalam kondisi pandemi virus corona ini, banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan Pegadaian
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 30 April 2020  |  12:32 WIB
Karyawan menunjukan emas di kantor Pegadian di Jakarta, Senin (17/2/2020). Bisnis - Abdullah Azzam
Karyawan menunjukan emas di kantor Pegadian di Jakarta, Senin (17/2/2020). Bisnis - Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pegadaian (Persero) menyatakan bahwa terdapat banyak aktivitas penebusan seiring tingginya harga emas.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto dalam rapat dengar pendapar (RDP) Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama Bank Himbara dan Pegadaian, Kamis (30/4/2020).

Dia menjelaskan bahwa dalam kondisi pandemi virus corona ini, banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan Pegadaian. Menurutnya, pelayanan di kantor-kantor cabang Pegadaian yang masih beroperasi kerap ramai.

Salah satu aktivitas nasabah Pegadaian yang menonjol saat ini menurutnya adalah penebusan, seiring tingginya harga emas. Hal itu pun didorong oleh kebutuhan masyarakat untuk mengamankan kondisi keuangannya di tengah tekanan perekonomian akibat Covid-19.

"Di mana-mana cabang Pegadaian [yang masih beroperasi] masih sangat ramai, yang satu menggadaikan, yang satu menebus karena harga emas cukup tinggi," ujar Kuswiyoto pada Kamis (30/4/2020).

Berdasarkan informasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas Antam untuk cetakan 1 gram pada hari ini tercatat senilai Rp928.000. Nilainya meningkat dari posisi 2 Januari 2020 senilai Rp762.000 per gram.

Menurut Kuswiyoto, nasabah Pegadaian yang banyak memanfaatkan layanan tersebut saat ini adalah masyarakat kelas menengah ke bawah dan pekerja informal. Segmen tersebut menurutnya menjadi yang paling terdampak oleh pandemi virus corona.

Pegadaian pun menjalankan program Gadai Peduli pada Jumat (1/4/2020), yakni pembebasan bunga kepada nasabah dengan pinjaman di bawah Rp1 juta. Menurut Kuswiyoto, program tersebut dibuat untuk membantu masyarakat menengah ke bawah dan pekerja informal.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

emas pegadaian
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top