Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
TERSENYUM BERSAMA: Presiden B.J. Habibie disaksikan Menko Ekuin Ginandjar Kartasasmita (kiri) tersenyum ketika berjabat tangan dengan Direktur IMF untuk Asia Pasifik Hubert Neiss sebelum penandatanganan memorandum tambahan kedua tentang kebijakan ekonomi dan keuangan di Istana Negara, Jakarta, 25 Juni 1998. - Kelik Taryono
Premium

HISTORIA BISNIS: Indonesia-IMF Sepakati Bank Tak Cukup Modal Ditutup

26 Juni 2020 | 22:26 WIB
Indonesia dan IMF sepakati akan dilakukan aksi akuisisi, merger hingga penutupan bagi perbankan yang tidak memenuhi ketentuan.

Bisnis.com, JAKARTA - Payung hukum Undang-undang No. 2/2020 yang memberi wewenang otoritas keuangan mempercepat aksi korporasi baik akuisisi, merger ataupun penutupan usaha. Keleluasaan bagi regulator itu untuk menstabilkan sistem keuangan.

Payung hukum serupa juga dibentuk setelah Indonesia mengalami guncangan krisis keuangan pada 1998. Langkah pemaksaan oleh regulator ini menjadi bagian dari perjanjian keempat Pemerintah Indonesia dengan dana moneter internasional (IMF).

Bisnis Indonesia edisi 26 Juni 1998, menurunkan judul 'Bank Tak Capai CAR 4 Persen Ditutup" dan "BI Sediakan Jaminan Ekspor" sebagai bagian dari perjanjian dana pinjaman itu.

Bambang Subianto, Menteri Keuangan menyebutkan pemerintah akan menutup bank yang tidak dapat memenuhi ketentuan minimum rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 4 persen sampai akhir 1998.

"Hal itu, sebagai upaya menyehatkan sistem perbankan nasional," ujar Bambang saat mendampingi Menko Ekuin Ginandjar Kartasasmita dalam menjelakan Memorandum Tambahan Kedua [dengan IMF] tentang kebijakan ekonomi dan keuangan.

Masyarakat, kata Menkeu, tidak perlu khawatir jika pemerintah menutup bank. "Sebab seluruh dana masyarakat dijamin pemerintah."

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top