Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group
Ilustrasi - Bisnis/Yayan Indrayana
Premium

Kisruh Jouska dan Klien, Kasus Lama yang Terulang Kembali

22 Juli 2020 | 17:55 WIB
Perencana  keuangan independen wajib memberitahu nasabah jika memiliki afiliasi institusi dan produk keuangan. Nasabah atau klien berhak mendapat informasi jika ada potensi benturan kepentingan.

Bisnis.com, JAKARTA – Viral PT Jouska Finansial Indonesia dalam menangangi investasi sejumlah klien ramai diperbincangkan di jagat maya. Sejumlah akun mengaku dirugikan oleh perencana keuangan yang memiliki banyak pengikut di media sosial itu.

Akun @yakobus_alvin yang dikonfirmasi asli oleh dokter Tirta sebagai dokter asli menyampaikan investasi yang ditempatkan klien Jouska lewat sebuah utas di Twitter. Utas diawali dengan unggahan tangkapan layar yang menunjukkan kerugian dari pembelian saham PT Sentral Mitra Informatika Tbk. (LUCK).

Dari tangkapan layar itu dia memperlihatkan dari salah satu portofolionya sahamnya itu dia menderita kerugian hingga Rp35,63 juta. Dari harga Rp1.965, saham LUCK terjun bebas ke level Rp394 per saham.

From This To ThisSharing gimana bobroknya @Jouska_id dan Amarta Investa ngehandle kliennya. THREAD pic.twitter.com/GFyOzBJuxB

Dia menyatakan pernah menggenggam 43.500 lembar saham LUCK pada saat harganya Rp1.965 per saham. Alvin mengklaim telah menjual sebagian portofolionya, sehingga saat harga LUCK terjun ke Rp394 per saham, sisa kepemilikannya adalah 33.500 saham.

“Saya klien Jouska tahun 2018—2019. Di atas saya share portofolio saya di saham yang dikelola oleh Jouska. Total dana aset saya yang dikelola adalah Rp65 juta,” cuitnya lewat akun Twitter, Selasa (21/7/2020).

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top