Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tips Bertransaksi Digital dengan Aman di Masa Pandemi

Bank Indonesia (BI) mencatat volume transaksi digital banking mengalami pertumbuhan yang tinggi sebesar 38,81 persen (yoy) pada Juli 2020.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 21 September 2020  |  17:44 WIB
Petugas Bank Indonesia (BI) Tegal mempraktekkan cara melakukan pembayaran melalui aplikasi uang elektronik
Petugas Bank Indonesia (BI) Tegal mempraktekkan cara melakukan pembayaran melalui aplikasi uang elektronik "server based", Minggu (16/2/2019). ANTARA FOTO - Oky Lukmansyah

Bisnis.com, JAKARTA - Transaksi keuangan melalui aplikasi digital di masa pandemi mengalami kenaikan yang didorong oleh pembatasan aktivitas masyarakat demi menekan penyebaran virus corona.

Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan nilai transaksi uang elektronik tetap kuat pada Juli 2020, yakni sebesar 24,42 persen (yoy), sedangkan volume transaksi digital banking juga mengalami pertumbuhan yang tinggi sebesar 38,81 persen (yoy) pada Juli 2020.

Seiring dengan kebutuhan transaksi keuangan secara digital di masa pandemi, bagaimana tips supaya tetap aman? Berikut kiat aman yang dilansir dari akun Instagram resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) @ojkindonesia.

1. Hindari Penggunaan WiFi Publik untuk Transaksi Keuangan

Wifi/Wikipedia

OJK menyatakan menggunakan WiFi publik memiliki risiko tinggi untuk terjadinya pencurian data pribadi. Jika masyarakat ingin melakukan transaksi keuangan, disarankan menggunakan jaringan internet pribadi yang lebih aman.

Selain itu, jangan lupa untuk selalu memantau notifikasi dari setiap transaksi. Jika menerima notifikasi dari transaksi yang tidak diketahui, diharapkan untuk segera menghubungi pihak bank yang bersangkutan.

2. Belanja Online di Situs atau Aplikasi yang Terpercaya

Ilustrasi belanja online/Antara

Pastikan hanya berbelanja di situs online yang terpercaya. Cara untuk memastikan situs online aman atau tidak, yaitu dengan melihat apakah ada ikon 'gembok'. Situs yang aman terdapat simbol ini di pojok kiri atas sebelum alamat situs atau alamat situs yang dimulai dengan https://.

Selain itu, situs belanja online yang terpercaya biasanya memiliki layanan garansi dan akan bertanggungjawab jika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Hindari bertransaksi digital yang meminta pembayaran langsung ke rekening pribadi penjual. Hal ini untuk menghindari penipuan. Tentu, tidak mau kan niat belanja untung malah jadi buntung?

3. Rutin Mengganti Password dan Tidak Sembarangan Memberikan One Time Password (OTP)

Ilustrasi kata sandi atau password/Antara

Secara berkala PIN/password harus diganti dengan angka, tanda baca, dan huruf yang unik. Diusahakan bedakan PIN/password untuk rekening atau akun yang berbeda.

Jangan pernah memberitahukan PIN/password atau OTP ke orang lain yang tidak dikenal dan hindari mengirimkan data pribadi melalui aplikasi percakapan digital atau media sosial.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips keuangan Transaksi Nontunai Digital Banking
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top