Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Ilustrasi seseorang yang sedang menghitung uang.  - istimewa
Premium

Siasat Kelola Dana Darurat hingga Celah Berkelit di Masa Resesi

02 Desember 2020 | 19:00 WIB
Meskipun pandemi Covid-19 masih menyelimuti dunia dan berdampak ke banyak hal, bukan berarti fenomena itu menghambat upaya untuk menyediakan dana darurat dan bahkan berinvestasi. Bagaimana tips dan caranya?

Bisnis.com, JAKARTA – Pandemi Covid-19 mesti diakui telah mengubah rencana masyarakat di berbagai hal. Tak terkecuali dalam hal perencanaan keuangan.  

Alhasil, masyarakat mesti mengatur ulang keuangannya untuk menyesuaikan dengan kondisi perekonomian Indonesia yang telah memasuki masa resesi setelah terpukul pandemi virus corona atau Covid-19.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia pada kuartal II/2020 minus 5,32 persen diikuti oleh kuartal III/2020 minus 3,49 persen. Akibat pertumbuhan ekonomi yang minus sebanyak dua kali berturut-turut, artinya Indonesia mengalami resesi.

Artinya, dana darurat menjadi salah satu yang terpenting untuk ditingkatkan sebagai antisipasi risiko. Pasalnya, ada kalanya kebutuhan mendadak harus dipenuhi sementara bujet yang dimiliki terbatas untuk kebutuhan lain.

Dengan demikian menjadi hal wajar jika alokasi dana darurat meningkat saat pandemi virus corona atau Covid-19.

Berdasarkan riset yang dilakukan Inventure-Alvara pada 2020, ada sebanyak 74,1 persen responden yang menjawab selama pandemi Covid-19 mereka lebih mengalokasikan anggaran untuk dana darurat.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 8 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top