Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Agar Insentif DP 0 Persen Lebih Efektif, Pemerintah Harus Lakukan Hal Ini

Ekonom senior Indef Aviliani menyampaikan insentif dari pemerintah sudah cukup baik dari sisi relaksasi PPnBM, akan tetapi perlu diefektifkan dengan melibatkan pihak swasta.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 23 Februari 2021  |  17:48 WIB
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Aviliani.  - Bisnis
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Aviliani. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah diharap lebih kolaboratif dengan pihak swasta agar insentif down payment 0% rumah dan otomotif lebih efektif.

Ekonom senior Indef Aviliani menyampaikan insentif dari pemerintah sudah cukup baik dari sisi relaksasi PPnBM.

Apalagi, Bank Indonesia (BI)) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga sudah mendukungnya dengan merelaksasi sejumlah aturan yang terkait seperti loan to value (LTV) untuk sektor properti dan keringanan aset tertimbang menurut risiko (ATMR) untuk kredit dan pembiayaan kendaraan bermotor.

"Namun, harusnya pihak swasta diikutkan juga agar dapat mendata sekaligus memfasilitasi masyarakat yang memiliki pekerjaan tetap bisa menikmati relaksasi tersebut," katanya, Selasa (22/2/2021).

Dia menjelaskan debitur potensial bagi perbankan saat ini hanya pekerja formal yang pendapatannya tidak terkontraksi dalam selam masa pandemi.

Meski demikian, kelompok ini masih memiliki kekhawatiran yang cukup tinggi sehingga menahan konsumsi besarnya seperti pembelian kendaraan bermotor dan rumah tinggal.

"Sementara untuk kelas atas tentu tak banyak membutuhkan kredit karena pembeliannya selalu menggunakan tunai," sebutnya.

Untuk kelas kelas bawah atau pekerja informal, Avilaiani menabahkan pemerintah perlu membantu kelas ini dengan penjaminan kredit.

"Bank tentu akan semakin berhati-hati dengan kelompok ini karena pendapatannya semakin tidak menentu di masa pandemi," imbuhnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit PPnBM kredit properti kredit kendaraan
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top