Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ini Alasan BCA Lakukan Stock Split dengan Rasio 1:5

Banyak investor muda yang meminta BCA untuk melakukan stock split dengan rasio 1:5. Hal ini dikarenakan harga saham BBCA saat ini dinilai cukup mahal untuk para investor muda. 
Pekerja membersihkan dinding kantor Bank Central Asia (BCA) di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (16/6/2020). Bisnis/Paulus Tandi Bone
Pekerja membersihkan dinding kantor Bank Central Asia (BCA) di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (16/6/2020). Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA -  PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) akan melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split hal ini pun dilakukan untuk menarik perhatian investor ritel muda.

Corporate Secretary BCA, Raymon Yonarto mengatakan banyak investor muda yang meminta BCA untuk melakukan stock split dengan rasio 1:5. Hal ini dikarenakan harga saham BBCA saat ini dinilai cukup mahal untuk para investor muda. 

"Kan harga saham BCA sudah sampai  Rp 30.000, sepertinya buat mereka jumlahnya cukup signifikan, terlalu tinggi ,” ujar Raymon dalam public expose live, Rabu (8/9/2021).

Stock Split ini pun dilakukan oleh BCA untuk memberikan kesempatan kepada investor ritel dan investor muda agar bisa berpartisipasi untuk membeli saham BBCA.  Dimana selama ini mayoritas kepemilikan saham BBCA dimiliki investor institusi.

Raymond pun menutup dengan mengatakan aksi stock split pun tidak akan merubah fundamental perbankan, melainkan tujuan utama diadakan stock split memberikan kesempatan bagi seluruh kalangan untuk mempunyai saham BBCA.

Dengan pecahan 1:5, jadi banyak investor dalam negeri yang bisa lebih banyak berpartisipasi karena sebelumnya banyak sekali perdagangan dikuasai oleh investor institusi” tutup Raymond

Sehingga nilai nominal saham perseroan yang semula adalah Rp62,5 - per saham akan menjadi Rp 12,5 per saham. Adapun stock split akan diminta persetujuan pemegang saham dalam RUPS LB pada 23 September 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Khadijah Shahnaz
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper