Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BNI (BBNI) Salurkan KUR Klaster Sawit Rp1,25 Triliun hingga Agustus 2021

Realisasi penyaluran KUR tersebut diterima oleh 7.265 petani.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 12 September 2021  |  09:05 WIB
BNI (BBNI) Salurkan KUR Klaster Sawit Rp1,25 Triliun hingga Agustus 2021
Gedung BNI - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) mencatatkan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) klaster sawit senilai Rp1,25 triliun hingga Agustus 2021.

General Manager Divisi Bisnis Usaha Kecil Bambang Setyatmojo menyebutkan realisasi penyaluran KUR tersebut diterima oleh 7.265 petani.

"Penyaluran KUR klaster merupakan salah satu bentuk dukungan nyata BNI dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional," katanya dalam keterangan resmi yang dikutip pada Minggu (12/9/2021)

Secara keseluruhan, KUR BNI telah tersalurkan sebesar Rp19,71 triliun dan menyentuh 197.865 penerima di seluruh Indonesia.

Pada Kamis (9/11/2021) BNI melaksanakan optimalisasi penyaluran KUR berbasis Klaster Usaha dalam meningkatkan kesejahteraan dan pemulihan ekonomi di Provinsi Sumatra Utara. Acara ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Airlangga mengatakan sinergi Kementerian dan Bank Himbara sangat diperlukan dalam mengawal pola klaster, tidak hanya berhenti dari sisi pembiayaan melainkan lebih ke percepatan inklusi keuangan secara menyeluruh. Hal tersebut diterapkan pada ekosistem pada suatu klaster, sehingga dari hulu hingga ke hilir UMKM dapat terbantu secara tepat sasaran.

Bentuk inisiasi kerja sama tersebut diimplementasikan melalui pembentukan klaster-klaster unggulan di sektor pertanian. Hal ini sejalan dengan arahan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (KBUMN) bahwa fokus delapan klaster unggulan, yaitu klaster padi, klaster jagung, klaster sawit, klaster tebu, klaster jeruk, klaster tanaman hias, klaster kopi, dan klaster porang.

Klasterisasi ini sangat berdampak kepada perekonomian Indonesia, dimana BNI dapat berperan aktif dalam mempermudah akses pembiayaan dan layanan keuangan kepada petani. Sehingga petani diharapkan tidak perlu ragu dalam mengawal musim tanam Oktober – Maret.

BNI sebagai agent of development melakukan pendampingan dan pemberdayaan klaster pertanian. Bekerja sama dengan berbagai pihak, BNI mengintegrasikan satu ekosistem mulai dari sisi supply yang menjamin ketersediaan kebutuhan usaha mulai dari bibit, pupuk dan alat-alat pertanian hingga menjamin ketersediaan pasar sehingga tercipta suatu transaksi keuangan berbentuk close loop system.

Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto menyampaikan pemberdayaan kepada UMKM dengan produk yang berorientasi ekspor akan semakin diperluas.

Penyaluran KUR BNI telah on the track, baik volume penyaluran maupun sasaran penyaluran yaitu kepada UMKM maupun kelompok usaha kecil lainnya. Penyaluran KUR kepada kelompok usaha ini diharapkan membantu UMKM untuk mampu bertahan dalam menghadapi dampak wabah pandemi Covid-19.

Harapannya, melalui sinergi di atas, UMKM mampu mengembalikan daya ungkit yang tinggi dalam ekosistem dari hulu ke hilir di dalam ikatan rantai nilai, baik dalam penyerapan tenaga kerja maupun peningkatan ekspor yang selama ini, meski terkendala karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bni kur bank bumn klaster
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top