Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda
Dua pegawai bank melakukan aktifitas di Bank Internasional Indonesia (BII) - Aantara Foto / Prasetyo Utomo.
Lihat Foto
Premium

Historia Bisnis: BNII Jadi 'Cinta Pertama' Kookmin di Indonesia

Kookmin bergabung dengan Temasek untuk menguasai saham BNII dalam lelang pengelolaan oleh Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com
28 Oktober 2021 | 23:16 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Aksi korporasi Kookmin Bank menyulap KB Bukopin (BBKP) menjadi lebih ekspansif dan menyasar anak muda menyerap perhatian pasar dalam setahun terakhir. 

Kepemilikan saham Kookmin di BBKP sediri melewati drama yang panjang. Perintah tertulis dari OJK akhirnya yang menjadi penentu mulusnya injeksi modal yang membawa Kookmin menjadi pengendali BBKP. Perubahan modal yang sekaligus berakhirnya era konglomerat dari Indonesia Timur, Bosowa sebagai pengendali. 

Dalam data BEI per September 2021, Kookmin memiliki BBKP sebanyak 67 persen. Jumlah itu bertambah banyak mengingat perusahaan diundang masuk sebagai investor pada Juli 2018 melalui peran sebagai pembeli siaga right issue dengan kepemilikan 21,99 persen

Akan tetapi, dilihat ke belakang, BBKP bukan investasi pertama Kookmin Bank di perbankkan Tanah Air. Laporan Bisnis Indonesia 28 Oktober 2003 mencatat Kookmin juga berada di belakang aksi perebutan saham PT Bank Internasional Indonesia Tbk. (BNII) bersaing dengan konsorsium Panin Bank (PNBN). 

Dalam edisi dengan tajuk 'Panin & Kookmin bersaing ketat rebut BII' itu disebutkan konsorsium PT Bank Panin Tbk yang mayoritas dikuasai Raiffeisen, Austria dan Sorak Financial dengan mayoritas Kookmin Bank, Korsel bertarung ketat memperebutkan 51 persen saham Bank Internasional Indonesia.

Silakan masuk/daftar untuk melanjutkan membaca Konten Premium

Dan nikmati GRATIS AKSES 5 artikel Konten Premium!

Masuk / Daftar

Atau Berlangganan Sekarang

Silakan pilih paket berlangganan yang anda inginkan untuk terus menikmati konten premium.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

To top