Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Apa Itu Kakeibo? Jurus Jitu Nabung dan Hidup Hemat ala Jepang

Simak tips menerapkan teknik Kakeibo, jurus jitu menabung dan hidup hemat ala orang Jepang.
Dinda Aulia Ramadhanty
Dinda Aulia Ramadhanty - Bisnis.com 03 November 2021  |  21:16 WIB
Apa Itu Kakeibo? Jurus Jitu Nabung dan Hidup Hemat ala Jepang
Ilustrasi menabung - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kamu merasa boros dan sulit menabung? Nah, mungkin saatnya Kamu mencoba teknik Kakeibo atau jurus jitu menabung dan hidup hemat ala masyarakat Jepang.

Orang Jepang memiliki tradisi panjang untuk memperhatikan kebiasaan belanja. Teknik ini disebut Kakeibo yang secara harfiah memiliki arti 'seni penganggaran manual'.

Kakeibo (dibaca: kah-keh-boh), merupakan metode menabung masyarakat Jepang sejak ratusan tahun silam. Uniknya, teknik Kakeibo bukan ditemukan oleh ekonom atau pengusaha. Kakeibo justru diciptakan oleh jurnalis wanita pertama di Jepang, Hani Motoko pada 1904.

Dilansir dari Times of India, filosofi Kakeibo diadopsi untuk memfokuskan individu bijak dalam melakukan manajemen keuangan. Konsep ini bisa diterapkan pada era modern, khususnya saat situasi pandemi Covid-19 yang mengharuskan segala aktivitas dan transaksi pembelian secara daring.

Kemudian, Kakeibo mendorong individu untuk melihat masa depan, fokus pada saat ini, dan merenungkan masa lalu akan caranya dalam mengatur pemasukan dan pengeluaran keuangannya.

Bentuk manajemen keuangan Kakeibo membuatnya jauh lebih mudah untuk mengelola pengeluaran harian, bahkan jika dibandingkan dengan dokumen Microsoft Excel sekalipun.

Ada empat pernyataan penting yang harus ditanyakan kepada diri kamu jika ingin menerapkan konsep Kakeibo.

1. Berapa banyak uang yang tersedia?
2. Berapa banyak yang dibelanjakan?
3. Berapa banyak yang harus disimpan?
4. Bagaimana caranya untuk meningkatkan proses penganggaran?

Poin pertanyaan keempat merupakan alasan dibalik pentingnya Kakeibo untuk manajemen keuangan. Kakeibo menyarankan penganut filosofinya untuk sadar setiap hari tentang berapa banyak uang yang keluar untuk kebutuhan sehari-hari dan melacak pengeluaran yang sepenuhnya tidak dalam kendali.

Hal tersebut dapat diwujudkan melalui cara manual seperti catatan pengeluaran harian yang menggunakan pena dan kertas.

Salah satu hasil terbaik dari mengadopsi Kakeibo adalah membuat kamu melakukan introspeksi dan merenungkan kebiasaan belanja yang selama ini dilakukan saat menulis dan akhirnya, mencapai tujuan jangka pendek dan jangka panjang.

Keamanan emosional

Pelatih bisnis Jasmin Waldmann menambahkan, manfaat besar lain dari akuntansi manual Kakeibo ini, yaitu keamanan emosional.

“Jika Anda mengendalikan uang dan kehidupan finansial, Anda akan mendapatkan banyak kedamaian, terutama di zaman kita, ketika dunia lebih banyak ketidakpastian,” tutur Jasmin.

Mengapa konsep Kakeibo perlu mencatat pengeluaran dengan tulisan tangan?

- Menulis dengan tulisan tangan memperlambat proses berpikir kita dan meningkatkan kesadaran saat ini.
- Gerakan tangan berurutan yang terlibat dalam tulisan tangan, mengintegrasikan dan mengaktifkan bagian-bagian otak yang mencakup memori, bahasa, dan kekuatan kognitif.
- Menulis tujuan dengan tangan meningkatkan motivasi dan akuntabilitas.

Seperti ketakutan lainnya, kecemasan terhadap finansial telah meningkat berlipat ganda dalam sebulan terakhir.

Penjurnalan manual Kakeibo merupakan cara sederhana bagi semua orang untuk lebih memperhatikan kebiasaan pengeluaran, sehingga lebih dapat menghargai diri sendiri dengan penghematan yang lebih baik.

Gimana, kamu tertarik menerapkan Kakeibo?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jepang personal finance menabung
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top