Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Insurtech Sunday Tunjuk Chief Partnership Distribution Officer Baru

Insurtech Sunday menunjuk Vinia Lestianti Erwin sebagai Chief of Business Development & Partnerships perusahaan.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 04 April 2022  |  11:52 WIB
Vinia Lestianti Erwin, Chief of Business Development and Partnership Officer PT Sunday Ins Indonesia (Sunday) - istimewa
Vinia Lestianti Erwin, Chief of Business Development and Partnership Officer PT Sunday Ins Indonesia (Sunday) - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Perusahaan insurtech PT Sunday Ins Indonesia (Sunday) baru saja menunjuk Vinia Lestianti Erwin sebagai Chief of Business Development & Partnerships perusahaan.

Bergabungnya Vinia diharapkan akan mendorong makin berkembangnya inklusi keuangan sektor perasuransian kesehatan, khususnya bagi sektor bisnis dan masyarakat umum melalui pelayanan dan produk insurtech yang menarik dan mudah diakses.

Dengan pengalaman yang lebih dari 20 tahun bekerja di Indonesia dengan institusi keuangan dan perbankan terkemuka dunia, Vinia akan terlibat dalam membangun kerja sama yang bermakna seiring dengan visi Sunday untuk mengintegrasikan asuransi pada setiap ekosistem yang ada di Indonesia. Ini adalah penunjukkan ketiga di bulan yang sama pada jajaran senior perusahaan yang dilakukan oleh Sunday Ins Holding Group, baik untuk Thailand maupun Indonesia.

Pernah menjabat sebagai Chief of Partnership Distribution Officer PT Avrist Assurance dan Vice President of Retail Banking Insurance Business di Citibank, N.A., Vinia memiliki rekam jejak kesuksesan dalam memberikan hasil terbaik sepanjang perjalanan karirnya. Kini dia bergabung dengan Sunday, sebuah startup insurtech yang memiliki dukungan keuangan yang kuat dari perusahaan-perusahaan fintech di Asia Tenggara melalui investor blue chip, seperti Vertex Ventures, Quona Capital, dan Tencent.

“Dalam pengalaman saya selama 20 tahun memperdagangkan asuransi melalui cara-cara konvensional, penetrasi asuransi di Indonesia masih sangat rendah, yakni hanya sekitar 2 persen dari total populasi negeri ini. Melihat pada besarnya populasi Indonesia, maka ini adalah potensi pasar yang luar biasa untuk pertumbuhan asuransi, ditambah dengan akselerasi teknologi digital yang dipicu oleh pandemi Covid, saya pikir sangatlah tepat untuk mengembangkan strategi baru dalam memasarkan asuransi untuk melakukan penetrasi pasar," kata Vinia Lestianti Erwin, Chief of Business Development and Partnership Officer Sunday, melalui siaran pers, Senin (4/4/2022).

Dia mengatakan, insurtech diharapkan dapat membantu individu untuk memahami kebutuhan asuransi bagi dirinya, menilai berbagai produk asuransi yang tersedia, dan juga menemukan cara yang mudah untuk melakukan klaim asuransi. Menurutnya, insurtech akan menjadi game changer bagi industri asuransi.

"Dengan alasan inilah, maka saya memutuskan untuk mengembangkan insurtech karena saya sangat yakin bahwa insurtech akan berperan besar dalam meningkatkan penetrasi pasar asuransi Indonesia di masa depan. Saya melihat bahwa Sunday memiliki pasar dan pelayanan insurtech yang terintigrasi dan juga didukung oleh sepenuhnya oleh data, teknologi maupun perusahaan asuransi maka Sunday berada satu langkah didepan para kompetitornya,” katanya.

Sementara itu, CEO & Co-Founder Sunday Cindy Kua mengatakan, perusahaan melakukan peningkatan usaha dengan sangat cepat dan berkomitmen untuk melakukan ekspansi yang besar pada 2022. Indonesia adalah salah satu pasar asuransi yang sangat cepat pertumbuhannya di Asean dengan berbagai peluang yang tersedia.

"Kami percaya bahwa produk kami, teknologi dan kemampuan data science yang ada ditambah dengan pengalaman dan pemahaman Vinia yang mendalam akan pasar lokal di Indonesia akan menjadi kekuatan yang luar biasa. Kolaborasi dengan Vinia akan memberikan solusi pembeda yang sangat dibutuhkan dalam memperkecil celah antara asuransi kesehatan yang terjangkau dan asuransi umum yang ada saat ini. Kami sangat bersemangat menyambut Vinia untuk bergabung sebagai bagian dari percepatan pertumbuhan kami," kata Cindy.

Adapun, Sunday menyelesaikan putaran Series B di September 2021, di mana mereka mendapatkan beberapa investor baru seperti Tencent, Vertex Growth, Granite Oak, dan Aflac Ventures. Investor lain yang sudah lebih awal bergabung adalah SCB 10X, Vertex Ventures, Quona Capital, dan Z Ventures. Hingga hari ini, Sunday telah mampu meraup total investasi sebesar US$75 juta.

“Saya ingin melihat Sunday terkembang menjadi pemain utama di industri asuransi Indonesia, khususnya bisnis insurtech, melalui pelayanan yang inovatif dan personal yang dapat menjangkau dan memenuhi kebutuhan konsumen,” imbuh Vinia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi perusahaan asuransi insurtech
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top