Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Laba Trihamas Finance Tumbuh 79 Persen Jadi Rp12,8 Miliar, Ini Kuncinya

PT Trihamas Finance berhasil membukukan kinerja laba-rugi moncer selama periode 2021, kendati kinerja aset dan piutang pembiayaan masih dalam fase pemulihan.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 02 Mei 2022  |  20:49 WIB
Executive Vice President Division Credit Consumer PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk Sutadi (dari kiri) berbincang dengan Direktur Utama PT Trihamas Finance Gerardus Djudjukusmo dan Komisaris Utama Ronny Effendi usai penandatanganan perjanjian pelayanan kredit kendaraan bermotor, di Jakarta, Jumat (12/4/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat
Executive Vice President Division Credit Consumer PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk Sutadi (dari kiri) berbincang dengan Direktur Utama PT Trihamas Finance Gerardus Djudjukusmo dan Komisaris Utama Ronny Effendi usai penandatanganan perjanjian pelayanan kredit kendaraan bermotor, di Jakarta, Jumat (12/4/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan pembiayaan PT Trihamas Finance berhasil membukukan kinerja laba-rugi moncer selama periode 2021, kendati kinerja aset dan piutang pembiayaan masih dalam fase pemulihan.

Berdasarkan laporan keuangan Trihamas Finance yang dipublikasikan di Harian Bisnis Indonesia, laba tahun berjalan Trihamas Finance mencapai Rp12,8 miliar, tumbuh 79,5 persen (year-on-year/yoy) dari sebelumnya Rp7,12 miliar.

Hal ini merupakan berkah efisiensi total beban dari Rp382,45 miliar pada 2020 menjadi Rp331,93 miliar pada 2021, kendati total pendapatan masih turun dari Rp390,17 miliar menjadi Rp349,44 miliar.

Terlebih, perusahaan yang melayani pembiayaan kendaraan roda empat segmen niaga, angkutan umum, kendaraan pribadi, dan pembiayaan haji ini juga masih belum mengembalikan pendapatan dari pembiayaan, karena hanya Rp287 miliar dari sebelumnya Rp340,31 miliar.

Tak heran, hal ini tampak disebabkan piutang pembiayaan bersih yang masih belum pulih, walaupun hanya turun tipis, tepatnya dari Rp1,3 triliun ke Rp1,13 triliun. Membuat aset masih terkoreksi dari Rp1,72 triliun di 2020 menjadi Rp1,65 triliun di tutup buku periode 2021.

Terakhir, salah satu indikator positif Trihamas Finance berada di sisi liabilitas, di mana pinjaman yang diterima hanya turun tipis dari Rp1,16 triliun pada 2020 menjadi Rp1,07 triliun di 2021.

Sebab, hal ini mengindikasikan Trihamas Finance berhasil keluar dari sentimen negatif yang dihadapi pemain multifinance kecil dan independen, yaitu sulit mendapatkan sumber pendanaan untuk mulai menggelar ekspansi pembiayaan.

Sebagai informasi, Trihamas Finance berdiri sejak 1994, dan sampai saat ini sudah memiliki jaringan 49 kantor cabang, terutama di kawasan Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, kota-kota utama di Bali dan Nusa Tenggara Barat, serta sebagian wilayah Sumatra.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

angkutan umum perusahaan pembiayaan lembaga keuangan
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top