Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Di Tengah Badai PHK, Ini Daftar Startup yang Terima Pendanaan Tahun 2022

Pendanaan startup paling jumbo sepanjang semester I/2022 tercatat diperoleh perusahaan yang bergerak pada bidang penyedia jasa pembayaran Xendit (PT Sinar Digital Terdepan) lewat putaran pendanaan Seri D senilai US$300 juta pada Mei 2022.
1

Di tengah badai PHK, ini daftar startup Indonesia yang terima pendanaan tahun 2022.  - Istimewa
Di tengah badai PHK, ini daftar startup Indonesia yang terima pendanaan tahun 2022. - Istimewa
Bagikan

Bergeser ke penyedia layanan terkait proteksi atau asuransi, Qoala (PT Archor Teknologi Digital), platform teknologi asuransi (insurtech) yang telah terdaftar sebagai penyelenggara inovasi keuangan digital (IKD) OJK tercatat telah mencapai putaran Seri B pada Mei 2022 senilai US$65 juta.

Selain Qoala, ada juga Aman (PT Insurtech Technologies Indonesia) yang mencapai putaran Pre-Seed senilai US$1,2 juta dan Aigis (PT Maju Finansial Digital) senilai US$1 juta pada tahap awal pada Mei 2022. Selain itu, Bindcover pun merealisasikan pendanaan Seed Funding namun dalam nilai yang tidak disebutkan.

Beralih ke para startup yang bergerak sebagai platform penyedia investasi, antara lain Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) Bibit (PT Bibit Tumbuh Bersama) memperoleh pendanaan US$80 juta pada putaran pendanaan tahap lanjut. Aplikasi trading saham emiten di bursa AS, Gotrade juga merealisasikan pendanaan Seri A senilai US$15,5 juta. 

Rombongan platform wealth-tech yang berkaitan dengan aset kripto juga memperoleh putaran pendanaan baru. Antara lain, Pintu Kemana Saja atau Pintu pada Seri B senilai US$113 juta, Pluang pada Seri B senilai US$55 juta, NOBI pada tahap Seed Funding senilai US$4 juta, Finblox pada tahap Seed Funding senilai US$3,9 juta, dan Blocknom yang juga dalam tahap Seed Funding senilai US$500 ribu.

Tiga platform tekfin yang bermain dalam layanan open finance atau open API juga memperoleh pendanaan, yaitu Ayoconnect pada Seri B senilai US$15 juta, Brankas pada Seri B senilai US$20 juta, dan Brick pada Seri A senilai US$8,5 juta.

Beberapa startup lain yang masih terkait layanan finansial, yaitu HiPajak pada tahap Seed Funding dengan nilai tidak disebutkan, Berkahi pada tahap Seed Funding senilai US$1 juta, dan platform arisan online Mapan pada Seri A senilai US$15 juta.

Selain itu, ada Finku pada tahap awal senilai US$2,8 juta, dan Upbanx pada tahap Seed Funding senilai US$5,2 juta. Aplikasi edukasi keuangan dan investasi Ternak Uang juga merealisasikan putaran pendanaan tahap Seed Funding dengan nominal tak disebutkan.

Beberapa rombongan aplikasi pembantu pengatur keuangan yang merealisasikan pendanaan, antara lain Bukukas pada Seri C senilai US$80 juta, CrediBook pada Seri A senilai US$8,1 juta, Majoo pada Pra-Seri A senilai US$5 juta, serta Atur Toko dan Monit yang sama-sama berada di tahap Seed Funding dengan nominal tak disebutkan.

2 dari 2 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp pendanaan insurtech
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top