Sabtu, 22 November 2014 RSS Feed Bisnis TV Photos ePaper Indonesia Business Daily

PRODUK ASURANSI: Allianz Luncurkan Dana KesehatanKu

Bambang Supriyanto   -   Rabu, 24 April 2013, 21:07 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM,JAKARTA -- PT Asuransi Allianz Utama Indonesia meluncurkan produk asuransi kesehatan mikro untuk memperbesar porsi bisnis asuransi ritel. Pada 2012, porsi bisnis ritel di Allianz Utama mencapai sekitar 34% dari total bisnis.

Produk yang diberi nama Dana KesehatanKu ini merupakan produk asuransi kesehatan dengan nilai premi Rp300.00  pertahun dengan masa pertanggungan selama 1 tahun.

"Kami menargetkan penjualan sekitar 1.000 polis per bulan dengan memanfaatkan berbagai jalur distribusi. Kami akan kerja sama dengan retailer, jaringan apotik, yang akan dimulai pada bulan depan," kata Inkes Lukman, Chief Sales Officer Allianz Utamadalam Journalist Workshop, Rabu (24/4).

Selain itu, produk asuransi kesehatan mikro tersebut juga akan dijual melalui jalur distribusi agensi dan melalui perbankan (bancassurance). Khusus untuk jalur distribusi melalui agen, Inkes mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan agen dari PT Asuransi Allianz Life Indonesia.

Sebelumnya, Presiden Direktur Allianz Utama Daniel Neo mengatakan perseroan berencana mengembangkan segmen bisnis ritel sesuai dengan strategi restrukturisasi perusahaan. Adapun, segmen ritel yang akan dibidik di antaranya lini bisnis asuransi kesehatan dan asuransi kendaraan bermotor.


Source : Farodlilah Muqoddam

Editor : Bambang Supriyanto

Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Beli Buku, Data, ePaper, Indonesia Business Daily bisa dengan kartu kredit. Klik di sini!
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik di sini!

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.