Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANJIR JAKARTA: 50 Kantor terganggu, BRI optimalkan layanan e-Banking

- Bisnis.com 17 Januari 2013  |  17:28 WIB
JAKARTA--PT Bank Rakyat Indonesia Tbk menyatakan tetap berkomitmen melayani nasabah dengan mengoptimalkan layanan melalui e-Banking seperti sms banking (pesan singkat), anjungan tunai mandiri (ATM), dan electronic data capture (EDC). 
 
Dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Kamis (17/1), Sekretaris Perusahaan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Muhamad Ali mengatakan meski ada unit kerja atau kantor BRI yang terkena banjir, secara keseluruhan layanan perbankan BRI tetap berjalan dengan baik. 
 
“Sekitar 50 kantor layanan BRI di Jabodetabek memang mengalami gangguan. Namun, nasabah BRI  dapat mengakses layanan perbankan dengan mudah lewat e-banking BRI, seperti sms banking, phone banking maupun internet banking, hingga e-channel BRI, seperti ATM, CDM, EDC maupun Kiosk BRI,” ujarnya. 
 
Ali mengungkapkan unit kerja yang menghentikan operasionalnya hari ini adalah unit kerja di RSAL Mintoharjo Bendungan Hilir, Jakarta Selatan. 
 
Dia menyebutkan ada sepuluh unit kerja yang terganggu banjir tapi masih bisa beroperasi. Sementara, yang berhenti sama sekali yaitu lima Kantor Cabang Pembantu (KCP), tiga Kantor Cabang, tiga Kantor Kas, lima Kantor Unit BRI, serta tiga Teras BRI. 
 
Perseroan menegaskan layanan e-Banking BRI tidak mengalami gangguan. Menurut Ali, BRI memang mempunyai  dua data centre yang dilengkapi dengan sistem yang terbaru. 
 
Keduanya beroperasi secara paralel sehingga dapat selalu dapat saling mendukung, untuk mengantisipasi dampak bencana atau gangguan apapun. 
 
Perseroan mengklaim pada 15 Januari 2013, transaksi e-Channel BRI tercatat sebanyak 3,69 juta transaksi. Pada 16 Januari 2013, jumlahnya meningkat menjadi 3,75 juta transaksi. 
 
“Pelayanan kliring juga berjalan dengan baik,” ujar Ali. (faa) 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Fahmi Achmad

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top