BANK INDONESIA Dorong Sinergi Perbankan dengan KKMB Bantu UMKM

BISNIS.COM, BALIKPAPAN--Perbankan diharapkan bisa bersinergi dengan konsultan keuangan mitra bank (KKMB) yang membantu membuka akses ke sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sehingga bisa mendorong peningkatan penyaluran kredit lebih meluas.
Rachmad Subiyanto
Rachmad Subiyanto - Bisnis.com 14 Mei 2013  |  19:26 WIB

BISNIS.COM, BALIKPAPAN--Perbankan diharapkan bisa bersinergi dengan konsultan keuangan mitra bank (KKMB) yang membantu membuka akses ke sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sehingga bisa mendorong peningkatan penyaluran kredit lebih meluas.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Tutuk S.H Cahyono mengatakan data yang dimilikinya menyebutkan masih ada UMKM yang belum tersentuh oleh perbankan.

Melalui KKMB, imbuhnya, UMKM tersebut diharapkan menjadi bankable sehingga bisa diakses oleh perbankan.

“Nantinya, akan saling memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Perbankan bisa menyalurkan kreditnya sementara pelaku UMKM bisa meningkatkan kapasitas usahanya melalui modal yang dipinjamnya,” ujarnya saat membuka temu usaha Perbankan dan KKMB, Selasa (14/5/2013). 

Dia menuturkan KKMB memiliki akses yang lebih dekat kepada pelaku usaha UMKM karena biasanya bertempat tinggal di sekitar pengusaha tersebut.

Informasi yang disediakan oleh KKMB bisa menjadi rekomendasi bank dalam memberikan penyaluran kredit.

Dia juga menegaskan agar tidak ada KKMB yang menjadi calo bagi UMKM untuk mendapatkan kredit di bank. Pihaknya justru berharap ada sinergi dengan masing-masing account officer perbankan, yang masih memerlukan waktu untuk membuka akses kepada nasabah. 

Peran KKMB tidak tumpang tindih dengan account officer yang dimiliki oleh perbankan karena memiliki latar belakang yang berbeda. KKMB berperan dalam mendampingi pelaku usaha UMKM agar bisa meningkatkan manajemen keuangannya sehingga layak untuk diakses oleh perbankan.

Sementara account officer nantinya berfungsi sebagai wakil dari pihak perbankan untuk membantu penyelesaian proses pemberian kredit.

Strategi yang diambil oleh pihaknya yakni dengan melibatkan perbankan dalam melatih KKMB melalui rekomendasi yang diberikan kepada Bank Indonesia.

Hingga akhir 2012, tercatat telah ada 9 orang KKMB yang mampu membantu menyalurkan pembiayaan hingga sebesar Rp9 miliar. 

Berdasarkan data dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, pangsa kredit UMKM telah mencapai Rp6,47 triliun atau 32,7% dari total kredit pada kuartal I/2013.

Dominasi penyaluran kredit terbesar terletak pada sektor perdagangan, hotel dan restoran yang mencapai 44%, disusul oleh sektor jasa dunia usaha sebesar 17% dan sektor konstruksi sebesar 10%.

Rencananya, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Kota Balikpapan juga akan menggelar roadshow melalui Festival Pembiayaan Usaha 2013 kepada pelaku usaha yang belum terjangkau perbankan.  

Tujuannya, agar ada perluasan jangkauan kepada UMKM sehingga bisa meningkatkan kapasitas usahanya. (wde)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank indonesia, kredit, umkm, balikpapan, kota balikpapan, kkmb, penyaluran kredit

Sumber : Rachmad Subiyanto

Editor : Wiwiek Endah

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top