Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kucuran Kredit Infrastruktur Bank Pelat Merah Naik 40%

Bisnis.com, JAKARTA - Kelompok bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) semakin optimis mendukung pembangunan infrastruktur di Tanah Air melalui penyaluran kredit sindikasi.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 25 September 2013  |  19:32 WIB
Kucuran Kredit Infrastruktur Bank Pelat Merah Naik 40%
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kelompok bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) semakin optimis mendukung pembangunan infrastruktur di Tanah Air melalui penyaluran kredit sindikasi.

Kredit infrastruktur kelompok bank BUMN mencapai Rp137,69 triliun pada Juli 2013 atau tumbuh 40% dibandingkan periode Juli 2012 sebesar Rp98,45 triliun.

Total kredit bank BUMN mencapai Rp1.035,12 triliun dan dari total kredit tersebut sekitar 13% kredit disalurkan untuk sektor infrastruktur.

Ekonom Bank Negara Indonesia (BNI) Ryan Kirmanto mengatakan tumpuan pembangunan infrastruktur masih didominan oleh bank-bank BUMN dikarenakan bank tersebut memiliki likuiditas yang cukup kuat.

“Selain faktor likuiditas, bank BUMN juga memiliki pengalaman di bidang infrastruktur dengan sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten dan bisa bersinergi dengan BUMN bidang infrastruktur,” ujarnya hari ini, Rabu (25/9/2013).

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Riswinandi mengatakan perseroan berkomitmen dalam mendukung ketersediaan prasarana infrastruktur yang modren untuk menopang perekonomian.

Seperti yang diketahui, bank-bank BUMN cukup sering menyalurkan kredit infrastruktur dengan cara sindikasi, saling menggandeng bank-bank BUMN bahkan bank pembangunan daerah (BPD) untuk membangun infrastruktur di wilayah tempat proyek berlangsung.

Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo mengatakan perseroan telah mengalokasikan dana untuk kredit infrastruktur tersebut.

Dia mengakui bank-bank plat merah selalu kompak dalam pembiayaan infrastruktur.

“Pembangunan infrastruktur membutuhkan biaya besar, dan berat bila ditanggung oleh satu bank, sehingga harus dibiayai menggunakan konsep sindikasi,” ucap Gatot yang juga Ketua Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur kredit bank bumn
Editor : Sutarno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top