Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dahlan Iskan Bertemu 18 Petinggi Perusahaan AS, Ada Apa?

Menteri BUMN Dahlan Iskan, menerima kunjungan 18 petinggi perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat pada Selasa (12/11/2013) pagi untuk menjajaki kemungkinan kerja sama investasi dengan perusahaan milik negara.
Nurbaiti
Nurbaiti - Bisnis.com 12 November 2013  |  13:09 WIB
Dahlan Iskan Bertemu 18 Petinggi Perusahaan AS, Ada Apa?

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri BUMN Dahlan Iskan, menerima kunjungan 18 petinggi perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat pada Selasa (12/11/2013) pagi untuk menjajaki kemungkinan kerja sama investasi dengan perusahaan milik negara.

"Perusahaan-perusahaan tersebut ingin mengetahui lebih lanjut jika ingin memperluas bisnis di Indonesia, terutama dengan BUMN," ujar Dahlan, di Plaza Bank Mandiri, seperti dikutip Antara, Selasa (12/11/2013).

Ke-18 perusahaan yang tergabung dalam US-Asean Business Council tersebut meliputi Boeing, BP Indonesia, Caterpillar, Chevron, Conoco Philips, Fedex, Ford Motor Indosesia, General Electric, Hewlett Packard Indonesia.

Selain itu, juga Exxon, Freeport McMoran, Nike Indonesia, P&G, HM Sampoerna, Quallcom, Visa, ExxonMobil, Freeport McMoran.

Menurut Dahlan, dalam pertemuan yang dilakukan tertutup dan berlangsung sekitar 40 menit tersebut, tidak ada penandatanganan kerja sama.

"Ini sekedar pertemuan untuk berdiskusi soal pengembangan bisnis perusahaan-perusahaan Amerika Serikat di Indonesia. Kalau mereka mau kerja sama dengan BUM harus tender, tidak seperti swasta. Harus ada prosedurnya," tegasnya.

Namun, pada pertemuan tersebut mantan Dirut PT PLN ini sempat meminta agar perusahaan asal negeri Paman Sam memperluas investasi di Indonesia.

"Saya optimis Amerika Serikat dengan perusahaan-perusahaan berskala global itu bersedia meningkatkan investasi di sini. Hubungan kita bagus, kan Amerika Serikat yang mengajari kita demokrasi," ujar Dahlan.

Dia mencontohkan Ford Indonesia yang sudah berkomitmen akan memperluas pabrik di Bekasi, Chevron mengembangkan pembangkit listrik geo thermal, Exxon yang segera merealisasikan investasi di Blok East Natuna.

"Kami juga sempat berbincang soal persoalan mendasar yang dihadapi seperti masalah peraturan dan hukum, termasuk kemungkinan mendapatkan keringanan pajak  (tax holiday) jika meningkatkan nilai investasi di Tanah Air," kata Dahlan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Dahlan Iskan exxonmobil hm sampoerna bp indonesia caterpillar perlambatan investasi demo buruh bumn

Sumber : Newswire

Editor : Nurbaiti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top