Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Investasi DPLK Tak Terpengaruh Kenaikan Suku Bunga Deposito

Portofolio investasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) ternyata tidak terlalu terpengaruh oleh tren kenaikan suku bunga deposito.
News Writer
News Writer - Bisnis.com 17 November 2013  |  20:21 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Portofolio investasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) ternyata tidak terlalu terpengaruh oleh tren kenaikan suku bunga deposito. 

Ricky Samsico, Wakil Ketua Bidang Investasi Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (ADPLK), mengatakan belum ada pergerakan berarti pada portofolio investasi dana pensiun lembaga keuangan. 

Porsi investasi pada instrumen deposito masih berkisar sekitar 60% dari total dana kelolaan yang hingga kuartal III/2013 mencapai Rp28 triliun. 

"Belum ada pergerakan karena umumnya arah investasi peserta DPLK sudah ditentukan sejak awal dan tidak mudah berubah," katanya kepada Bisnis, Minggu (17/11/2013). 

Portofolio investasi industri DPLK, lanjutnya, belum banyak berubah dibandingkan dengan posisi pada awal tahun. Mayoritas dana dialokasikan pada instrumen pasar uang. 

Potensi pergeseran ada pada instrumen investasi obligasi yang membukukan kinerja menurun. Akan tetapi, umumnya perusahaan peserta program DPLK masih menahan investasi pada instrumen tersebut agar kerugian tidak terealisasi. 

Investasi DPLK di pasar modal seperti obligasi mencapai Rp3,8 triliun, diikuti saham Rp1,7 triliun dan sukuk Rp318 miliar. Adapun, sisanya diinvestasikan di reksadana Rp898 miliar, kontrak investasi kolektif efek beragun aset Rp21,8 miliar serta tanah dan bangunan Rp11 miliar. (c30)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dana pensiun dplk suku bunga deposito
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top