Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BRI Rancang Penerbitan Global Bond

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. tengah merancang penerbitan surat utang berdenominasi valuta asing (valas) atau global bond pada dua tahun mendatang.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 27 Maret 2014  |  18:07 WIB
Gobal Bonds - JIBI
Gobal Bonds - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA--PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. tengah merancang penerbitkan surat utang berdenominasi valuta asing (valas) atau global bond pada 2 tahun mendatang.

Direktur Utama BRI Sofyan Basir mengungkapkan tahun lalu perseroan telah menerbitkan obligasi senilai US$500 juta untuk tujuan pendanaan ekspor. Namun untuk tahun ini, lanjutnya,  kebutuhan perseroan untuk ekspansi telah terpenuhi.

"Rencananya mungkin,  bila kami berencana untuk investasi cepat ke depan, mungkin akan obligasi," ungkapnya usai rapat umum pemegang saham (RUPS), Rabu (26/3).

Tahun ini, perseroan belum memiliki obligasi yang jatuh tempo. Sofyan mengungkapkan obligasi jatuh tempo masih di atas 2 tahun. Menurutnya, perseroan juga sedang mempertimbangkan skema pendanaan dengan menerbitkan obligasi dalam bentuk rupiah dan valas.

Selain itu, perseroan menetapkan dividend pay-out ratio sebesar 30% dari Rp21 triliun laba bersih  2013 atau sekitar Rp6,35 triliun, dan sebesar 21% atau sekitar Rp4,44 triliun akan digunakan sebagai cadangan tujuan untuk mendukung investasi.

Selain itu, perseroan akan menjaga rasio kecukupan molal (capital adequacy ratio/CAR) di 17% pada tahun ini. Kuat permodalan perseroan, membuat bank dengan laba terbesar untuk melakukan anorganik.

Sofyan mengungkapkan perseroan telah menyediakan dana sekitar Rp3 triliun untuk mengakuisisi asuransi, sekuritas dan bank. 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bri global bond
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top