Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RENCANA BISNIS BANK (RBB): Bank Kecil Masih Lebih Agresif

Kendatipun telah merevisi target pertumbuhan bisnis, namun bank-bank kecil masih relatif lebih agresif jika dibandingkan dengan bank-bank besar.
Farodlilah Muqoddam
Farodlilah Muqoddam - Bisnis.com 29 Agustus 2014  |  20:43 WIB
RENCANA BISNIS BANK (RBB): Bank Kecil Masih Lebih Agresif
Secara umum, target pertumbuhan aset, kredit, dan DPK pada industri perbankan pascarevisi RBB lebih rendah dibandingkan dengan target pertumbuhan yang diajukan sebelumnya - bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Kendati telah merevisi target pertumbuhan bisnis, bank-bank kecil masih relatif lebih agresif dibandingkan dengan bank-bank besar.

Menurut data revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) yang dipublikasikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Jumat (29/8/2014), bank-bank yang masuk dalam kategori BUKU 1 dan BUKU 2 tampak masih cukup agresif dalam menyalurkan kredit.

Sebelum melakukan revisi RBB pada pertengahan 2014, mereka menargetkan pertumbuhan kredit 27,47% dan 20,43%, jauh melampaui arahan pertumbuhan kredit yang disampaikan oleh regulator yakni sebesar 15%-17%.

Setelah melihat kondisi pada 6 bulan pertama tahun ini, mau tak mau bank-bank kecil ini pada akhirnya memutuskan untuk merevisi target pertumbuhan kredit menjadi 25,41% dan 19,84%, meskipun masih tetap di atas arahan regulator.

Secara umum, target pertumbuhan aset, kredit, dan DPK pada industri perbankan pascarevisi RBB adalah sebesar 13,44%, 16,47%, dan 13,92%, lebih rendah dibandingkan dengan target pertumbuhan yang diajukan sebelumnya yakni masing-masing sebesar 16,06%, 17,35%, dan 18,32%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ojk pertumbuhan kredit revisi rbb
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top