Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Askrindo Raup 65% Dari Target Premi Hingga Agustus

Hingga Agustus 2014, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) telah meraup 65% dari total premi yang ditargetkan akan dicapai tahun ini.
Wan Ulfa Nur Zuhra
Wan Ulfa Nur Zuhra - Bisnis.com 06 Oktober 2014  |  17:55 WIB
Askrindo Raup 65% Dari Target Premi Hingga Agustus
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA—Hingga Agustus 2014, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) telah meraup 65% dari total premi yang ditargetkan akan dicapai tahun ini.

Direktur Utama Askrindo Antonius C.S Napitupulu mengatakan total premi yang dikumpulkan sepanjang Januari-Agustus senilai Rp1,38 triliun. Sampai akhir tahun, pihaknya menargetkan perolehan premi hingga Rp2,1 triliun.

Kendati saat ini sudah memasuki kuartal IV, Antonius mengaku optimis akan mencapai target. “Selain karena telah selesainya pileg dan pilpres, kami juga melihat memang ada peningkatan dari penjualan asuransi kredit,” ujarnya kepada Bisnis, Senin (6/10/2014).

Dari total perolehan premi tersebut, sebanyak 60%-nya berasal dari asuransi kredit usaha rakyat (KUR) sedangakan sisanya, 40% berasal dari non-KUR. Sampai akhir tahun, Antonius menargetkan komposisinya akan tetap seperti itu.

Pihaknya belum bisa menyebutkan perolehan premi hingga akhir kuartal III sebab masih menunggu pembukuan hingga September yang baru saja berakhir.

Dari segi perolehan laba, sampai Agustus, perusahaan asuransi pelat merah tersebut telah membukukan laba bersih senilai Rp447 miliar. “Saya memprediksi, hingga September, laba ada di angka Rp520-an miliar,” ungkap Antonius. Hingga akhir tahun, pihaknya menargetkan perolehan laba senilai Rp660 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

askrindo
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top