Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INDUSTRI PERBANKAN: Kantor Cabang Bank Baru Tumbuh 1.477 Kantor

Industri perbankan mencatatkan pertumbuhan kantor cabang baru mencapai 1.477 kantor cabang baru hingga September 2014, menjadi 19.430 kantor cabang dari periode yang sama tahun sebelumnya
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 24 November 2014  |  01:38 WIB
INDUSTRI PERBANKAN: Kantor Cabang Bank Baru Tumbuh 1.477 Kantor
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA--Industri perbankan mencatatkan pertumbuhan kantor cabang baru mencapai 1.477 kantor cabang baru hingga September 2014, menjadi 19.430 kantor cabang dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan Statistik Perbankan Indonesia (SPI) yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yang dikutip  Bisniscom, Minggu (23/11/2014), penambahan kantor cabang baru pada tahun 2014 mencapai 872 kantor cabang baru hingga September 2014 secara year to date.

Adapun jumlah bank umum di Tanah Air mencatatkan penyusutan dari 120 bank umum menjadi 119 bank umum. Di sisi lain, sepanjang 2013 jumlah kantor cabang baru yang tumbuh mencapai 1.933 kantor cabang baru. Bila dibandingkan, pertumbuhan kantor cabang baru pada tahun ini mencatatkan perlambatan dibanding tahun sebelumnya.

Hingga September 2014, total aset industri bank umum mencapai Rp5.223 triliun, tumbuh 14,16% dari posisi Rp4.575 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Tak mau ketinggalan, bank perkreditan rakyat (BPR) di Tanah Air juga mencatatkan pertumbuhan kantor cabang baru hingga 133 kantor sepanjang 2014, sehingga total kantor cabang industri BPR di Indonesia mencapai 4.811 kantor dengan 1.634 BPR.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri perbankan
Editor : Martin Sihombing
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top