Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Klaim BPJS Kesehatan: Penyakit Kritis Mendominasi

Sebagian besar klaim yang diajukan oleh peserta program jaminan kesehatan BPJS Kesehatan merupakan biaya pengobatan untuk penyakit kritis yakni diabetes, hipertensi, dan jantung.
Farodlilah Muqoddam
Farodlilah Muqoddam - Bisnis.com 22 Januari 2015  |  21:09 WIB
Ilustrasi - bisnis.com
Ilustrasi - bisnis.com

Bisnis.com, MANADO – Sebagian besar klaim yang diajukan oleh peserta program jaminan kesehatan BPJS Kesehatan merupakan biaya pengobatan untuk penyakit kritis yakni diabetes, hipertensi, dan jantung.

Phindo Bagus Darmawan, Kepala Departemen Manajemen Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan Divisi Regional XI, mengatakan sebagian besar klaim dimanfaatkan ketiga penyakit kritis tersebut dan paling banyak memakan biaya.

Selain jumlah penderita diabetes, hipertensi, dan jantung, cukup banyak, biaya yang dibutuhkan untuk mengobati ketiga penyakit tersebut juga tinggi.

“Ketiga penyakit itu yang paling banyak menghabiskan dana,” ujarnya, Kamis (22/1/2015).

Di luar ketiga penyakit kritis tersebut, penyakit lain yang banyak diderita para peserta adalah infeksi, diare, dan demam berdarah.

Sepanjang 2014, total klaim untuk membayar kapitasi rumah sakit, penyedia layanan kesehatan primer, serta membiayai biaya pengobatan peserta di Divisi Regional XI BPJS Kesehatan mencapai Rp1,20 triliun.

Selain alokasi untuk tindakan kuratif, sekitar 2,5% dana juga dimanfaatkan untuk membiayai upaya preventif.

Sejumlah inisiatif yang telah dilakukan di antaranya adalah program edukasi kesehatan kepada masyarakat umum, program pengelolaan kesehatan bagi penderita penyakit kritis, dan vaksinasi Hepatitis B bagi para tenaga kesehatan. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

manado bpjs kesehatan
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top