Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BUMN Perdagangan Ini 13 Tahun Rugi, Sesumbar Untung 2015

Perusahaan pelat merah pengelola International Trade center (ITC), PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) optimistis dapat meraup laba tahun ini Rp17,5 miliar setelah 13 tahun selalu rugi.
Perkenalan Direksi Baru PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (persero)/Bumn.go.id
Perkenalan Direksi Baru PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (persero)/Bumn.go.id

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan pelat merah PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) optimistis dapat meraup laba tahun ini Rp17,5 miliar, setelah 13 tahun selalu rugi.

Direktur Utama PPI Wahyu Suparyono mengatakan tahun ini, perseroan menargetkan dapat meraup penjualan sebesar Rp2,2 triliun atau naik 80% dari realisasi tahun lalu Rp1,2 triliun.

"Laba bersih diperkirakan mencapai Rp17,5 miliar jika dibandingkan dengan tahun lalu yang rugi Rp37,5 miliar," ungkapnya, Selasa (31/3/2015).

Laba tahun ini, sambungnya, dapat diraih dengan menambah penjualan komoditas-komoditas baru. Pendapatan dari komoditas yang ada saat ini masih mencapai Rp1 triliun.

Sementara itu, dari sisi non-komoditas, perseroan akan menjual kepemilikan saham di anak usaha dan memanfaatkan aset-aset yang terbengkalai.

Hingga akhir tahun lalu, aset PPI tercatat mencapai Rp1,6 triliun di 23 wilayah di Indonesia. Perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) yang didirikan sejak 2003 tersebut merupakan hasil merger dari 3 perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Sukirno

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper