Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LPS: Ini Modus Kejahatan Perbankan yang Sering Ditemukan

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan ada sejumlah modus tindak pidana yang kerap ditemukan LPS dalam kejahatan perbankan.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 11 Mei 2015  |  14:38 WIB
LPS menyatakan ada sejumlah modus tindak pidana yang kerap ditemukan - ILUSTRASI
LPS menyatakan ada sejumlah modus tindak pidana yang kerap ditemukan - ILUSTRASI

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan ada sejumlah modus tindak pidana yang kerap ditemukan LPS dalam kejahatan perbankan.

Direktur Eksekutif Hukum LPS Robertus Bilitea mengatakan berbagai macam modus kejahatan tersebut yakni penerima kredit dalam perjanjian fiktif atau orang lain yang namanya digunakan.

"Ini sering sekali dilakukan, jenis usaha yang dibiayai fiktif dan penerima kreditnya juga [fiktif]. Ada pula penarikan dana tanpa sepengetahuan pemilik yakni dalam buku bank tidak tercatat ada simpanan nasabah dalam bentuk deposito," katanya, Senin (11/5/2015).

Modus kejahatan juga berupa bank tidak mencatatkan simpanan nasabah dalam pembukuan bank. Padahal, nasabah sudah menyetorkan uangnya ke bank.

"Nasabah menyetorkan sejumlah uang kepada pegawai bank untuk simpanan maupun pembayaran kredit tetapi tidak diteruskan kepada bank," tuturnya.

Robertus menambahkan modus tindak pidana lain yakni para pemilik bank memindahkan aset baiknya ke luar negeri dengan aset buruk sehingga berpengaruh pada tingkat kecukupan modal bank.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lps
Editor : Gita Arwana Cakti

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top