Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bank Mayora Revisi Target Pertumbuhan

PT Bank Mayora merevisi target pertumbuhannya di tengah perlambatan ekonomi, baik pertumbuhan kredit, dana pihak ketiga, maupun target laba.
Ilustrasi PT Bank Mayora/bankmayora.com
Ilustrasi PT Bank Mayora/bankmayora.com
Bisnis.com, JAKARTA--PT Bank Mayora merevisi target pertumbuhannya di tengah perlambatan ekonomi, baik pertumbuhan kredit, dana pihak ketiga, maupun target laba.
 
Direktur Utama Bank Mayora Irfanto Oeij menuturkan hampir semua bank mengalami perlambatan pertumbuhan kredit seiring dengan perlambatan ekonomi dunia dan nasional. Begitu pula dengan yang terjadi pada Bank Mayora. Irfanto menyebutkan nilai kredit perseroan hanya tumbuh sebesar 3% dari akhir tahun lalu.
 
"Secara year to date pertumbuhan kredit kami kecil, hanya tumbuh Rp100 miliar atau 3%. Kemarin target tumbuh kredit kami 38%, tapi melihat kondisi ekonomi kami revisi menjadi 24% hingga 25%," ujarnya di Jakarta baru-baru ini.
 
Tak hanya pertumbuhan kredit, perseroan juga merevisi pertumbuhan labanya. Pada awal tahun, Bank Mayora memproyeksi pencapaian laba mencapai Rp60 miliar. Namun, melihat situasi ekonomi saat ini, perseroan memutuskan untuk merevisi target pencapaian laba menjadi Rp50 miliar.
 
Selain itu, target dana pihak ketiga juga tidak luput dari revisi. Irfanto menyebutkan pada awal tahun penghimpunan DPK diproyeksi tumbuh senilai Rp700 miliar sepanjang tahun ini.
 
"DPK kami revisi turun kecil, waktu sebelum revisi senilai Rp700 miliar. Kami revisi ke Rp500 miliar, enggak terlalu besar turunnya dari 8% ke 6%," ucapnya.
 
Loan to deposit ratio perseroan hingga akhir tahun lalu tercatat sebesar 90% karena ada modal dari pemegang saham yang masuk. Irfanto menambahkan perseroan direncanakan mendapat suntikan modal kembali senilai Rp114 miliar untuk bekal menjadi bank BUKU II pada kuartal III/2015. Saat ini, modal inti perseroan sekitar Rp900 miliar.
 
"Harusnya di bulan Juni kami naik kelas. Tapi, ada beberapa masalah, jadi kami naik kelas di kuartal III lah," ucapnya.
 
Adapun per semester I/2015 Bank Mayora berhasil membukukan laba bersih senilai Rp18,77 miliar pada semester satu tahun  2015, atau naik 101,52% dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama senilai Rp9,31 Miliar. Perolehan laba bersih ini ditopang oleh pendapatan bunga bersih bank yang tumbuh 39,40% menjadi Rp93,92 miliar dari semester I tahun sebelumnya yang senilai Rp67,37 miliar.
 
Total kredit bank tercatat senilai Rp2,96 triliun atau tumbuh 34,86%, dibandingkan semester I/2014 senilai Rp2,19 triliun. Perseroan fokus pada penyaluran kredit di segmen usaha mikro, kecil, dan menengah.
 
Untuk total Dana Pihak Ketiga Bank Mayora hingga semester I tahun ini berhasil mencapai Rp3,51 triliun atau naik 20,62% dengan komposisi tabungan sebesar Rp426,06 miliar, deposito senilai Rp2,63 triliun, dan giro senilai Rp458,97 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper