Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BRI Semarang Miliki Agen Brilink 3.654 Unit di Jateng

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Wilayah Semarang saat ini memiliki agen Brilink sebanyak 3.654 unit yang tersebar di wilayah binaan di Jawa Tengah.
Muhammad Khamdi
Muhammad Khamdi - Bisnis.com 13 Oktober 2015  |  15:51 WIB
Gedung Bank Rakyat Indonesia - Ilustrasi
Gedung Bank Rakyat Indonesia - Ilustrasi

Bisnis.com, SEMARANG - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Wilayah Semarang saat ini memiliki agen Brilink sebanyak 3.654 unit yang tersebar di wilayah binaan di Jawa Tengah. 

Wakil Pimpinan Wilayah Bisnis BRI Wilayah Semarang Hendro Padmono mengatakan dalam rangka memberikan layanan traksaksi keuangan perbankan kepada masyarakat baik nasabah Bank BRI maupun non-nasabah yang berlokasi jauh dari jangkauan kantor bank, perseroan memiliki program Brilink yang mengadopsi konsep branchless banking

Guna mempermudah para agen dalam melayani nasabah, BRI akan menempatkan EDC (electronic data capture) BRI dengan menu Mini ATM, menu T-Bank di para agen/mitra BRI baik untuk melakukan pembayaran tagihan, pembelian pulsa, transfer uang, penyetoran uang dan pengambilan uang. 

“Syarat menjadi agen Brilink sangat mudah dengan membuka rekening tabungan di Unit Kerja BRI terdekat,” terangnya disela-sela Seminar UMKM dari Rakyat untuk Rakyat yang digelar BRI bekerja sama dengan Bisnis Indonesia Grup, Selasa (13/10/2015). 

Hingga saat ini, Kanwil BRI Semarang memiliki 752 unit kerja dengan rincian 22 Kanca, 37 KCP, 44 Kantor Kas, 21 Payment Point, 3 Temporary Outlet, 3 E-Buzz, 418 BRI Unit, 177 Teras BRI, 27 Teras Keliling dan 11.452 jaringan e-channel meliputi 1.342 ATM, 10.084 EDC, 20 CDM, dan 1 Drive Thru.

“Seluruh fasilitas e-channel tersebut siap melayani nasabah BRI yang telah mencapai lebih dari 800.000 nasabah,” terangnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank rakyat indonesia
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top