Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PENDANAAN SEKTOR SAWIT: Perbankan Berpeluang Cegah Kerusakan Ekologi

Perbankan dinilai memiliki peluang besar untuk melakukan perbaikan dan pencegahan atas kerusakan ekologi yang lebih buruk dalam kebijakan intermediasinya
Anugerah Perkasa
Anugerah Perkasa - Bisnis.com 15 Maret 2016  |  17:19 WIB
PENDANAAN SEKTOR SAWIT: Perbankan Berpeluang Cegah Kerusakan Ekologi
Lahan perkebunan kelapa sawit. - Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Perbankan dinilai memiliki peluang besar untuk melakukan perbaikan dan pencegahan atas kerusakan ekologi yang lebih buruk dalam kebijakan intermediasinya.

Rahmawati Retno Winarni, perwakilan Koalisi Responsi Bank Indonesia, memaparkan naiknya permintaan minyak sawit selama satu dekade terakhir berimplikasi pada masifnya industri tersebut. Ekspansi sendiri membutuhkan pendanaan perbankan.

Ketika memberikan kreditnya, sambung Rahmawati, perusahaan sawit menggunakannya untuk membuka lahan tetapi berpengaruh pada hutan, gambut hingga pengusiran masyarakat asli.

"Tanggung jawab atas kerusakan ekologi yang telah terjadi harus diemban oleh berbagai pihak, termasuk perbankan. Perbankan memiliki peluang besar untuk melakukan perbaikan dan pencegahan atas kerusakan ekologi yang lebih buruk," kata Rahmawati, Selasa (15/3/2016).

Koalisi Responsibank Indonesia mendorong perbankan memiliki kebijakan soal keberlanjutan dalam pemberian kredit dan investasi sektor tersebut. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri, paparnya, sudah memiliki Peta Jalan Keuangan Berkelanjutan terkait dengan persoalan itu.

"Perguruan tinggi juga dapat berkontribusi dengan melakukan kajian dan diseminasi hasil kajian secara lebih intensif mengenai peran dan tanggung jawab lembaga pendanaan di sektor sumber daya alam sehingga terbangun kesadaran publik," tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sawit
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top