Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BI Rate Turun 6 Kali, Secepat Apa Penurunan Bunga Kredit Bank?

Suku bunga kebijakan Bank Indonesia sudah turun enam kali sepanjang tahun ini dengan total 150 basis poin serta perubahan suku bunga kebijakan dari BI rate SBI 12 bulan menjadi 7dasy repo rate.
Surya Rianto
Surya Rianto - Bisnis.com 26 Oktober 2016  |  19:43 WIB
Ilustrasi - JIBI
Ilustrasi - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA - Suku bunga kebijakan Bank Indonesia sudah turun enam kali sepanjang tahun ini dengan total 150 basis poin serta perubahan suku bunga kebijakan dari BI rate SBI 12 bulan menjadi 7 days repo rate.

Namun, seefektif dan secepat apa transmisi penurunan suku bunga kredit bank oleh penurunan suku bunga kebijakan Bank Indonesia?

Jahja Setiaatmadja, Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk., menjelaskan untuk pengaruh penurunan suku bunga kebijakan kepada suku bunga kredit bank harus melewati beberapa step.

"Secara normal, bila suku bunga kebijakan BI turun, akan mendorong Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) rate juga turun," ujarnya pada Rabu (28/10/2016).

Penurunan LPS Rate berarti menandakan suku bunga deposito perbankan juga sudah turun, tetapi penurunan bunga deposito tidak akan langsung berpengaruh terhadap biaya dana atau cost of fund perbankan.

Jahja memaparkan dalam instrumen deposito kan ada beberapa tenor dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, sampai 12 bulan. Nah, penurunan suku bunga deposito baru terasa bila suda memasuki masa tenor baru.

Misalnya, untuk tenor 3 bulan, bunga deposito diturunkan saat tenor berjalan 2 bulan sehingga nasabah itu akan merasakan penurunan bunga deposito setelah melewati 3 bulan atau masa tenor yang baru.

"Setelah, LPS Rate turun, berarti tingkat bunga yang dijamin LPS juga turun kan, tetapi di beberapa kondisi teori suku bunga LPS rate turun tidak serta merta sinyal suku bunga deposito sudah turun," ujarnya.

Beberapa kondisi itu antara lain ketika likuiditas ketat, bila itu terjadi, maka meskipun bunga penjaminan LPS rate suda diturunkan, bank tetap bisa menaikkan suku bunga deposito.

Apalagi, LPS yang hanya menjaminkan simpanan sampai Rp2 miliar membuat nasabah yang punya simpanan di atas Rp2 miliar cenderung berani memilih risiko bunga deposito di atas penjaminan LPS.

Jahja menyebutkan hal itu membuat BI Rate tidak serta merta langsung menurunkan suku bunga kredit karena faktor likuiditas yang tidak bisa dipastikan longgar pasca pelonggaran moneter tersebut.

"Nah, yang lebih efektif menurunkan suku bunga itu sebenarnya adalah pelonggaran giro wajib minimum (GWM) karena bisa membuat tambahan likuiditas," sebutnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top