Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dukung Operasi Katarak, BCA Kucurkan Rp500 Juta

Berdasarkan data yang Puslitbang Pemberantas Penyakit, Badan Litbangkes Depkes RI, katarak menjadi salah satu penyebab kebutaan terbesar (0,78%) di antara penyebab kebutaan lainnya.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 19 Desember 2016  |  20:05 WIB
Ilustrasi.  - Istimewa
Ilustrasi. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA memberikan donasi kepada Seksi Penanggulangan Buta Katarak Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (SPBK - Perdami).

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menyerahkan secara simbolis donasi senilai Rp500 juta kepada Ketua SPBK Perdami Ari Djatikusumo Jahja menjelaskan bahwa donasi sebagai upaya mendukung keberlangsungan program Operasi Katarak Gratis

"Katarak dapat menyerang siapapun,tidak hanya masyarakat yang lanjut usia, namun bisa diderita warga usia produktif. Kondisi ini membuat BCA konsisten mendukung SPBK Perdami menyelenggarakan operasi katarak berkesinambungan di berbagai daerah," katanya, Senin (19/12/2016).

Ia juga menambahkan BCA sebagai perbankan yang fokus pada perekonomian rakyat Indonesia, juga perseroan peduli akan kesehatan yang menjadi salah satu penentu tingkat kesejahteraan warga. 

Berdasarkan data yang Puslitbang Pemberantas Penyakit, Badan Litbangkes Depkes RI, katarak menjadi salah satu penyebab kebutaan terbesar (0,78%) di antara penyebab kebutaan lainnya.

Oleh sebab itu pemerintah bersama berbagai instansi turut mendorong penurunan angka penderita katarak di Indonesia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca katarak
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top