Bank Mandiri Gandeng Apotek Kimia Farma Sediakan Saluran Pembayaran Iuran BPJS

Bisnis.com, JAKARTA – PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk., bekerja sama dengan PT Kimia Farma Apotek guna menyediakan alternatif channel pembayaran iuran BPJS Kesehatan.
Krizia Putri Kinanti | 15 Agustus 2017 16:54 WIB
Konsumen melakukan transaksi di salah satu apotek Kimia Farma. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk., bekerja sama dengan PT Kimia Farma Apotek guna menyediakan alternatif channel pembayaran iuran BPJS Kesehatan.

SVP Corporate Banking 1 Group Bank Mandiri Yusak L.S Silalahi mengatakan kerjasama perluasan akses ini merupakan komitmen perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap, perluasan akses ini akan semakin memudahkan masyarakat dalam melakukan pendaftaran dan pembayaran iuran BPJS Kesehatan,” katanya melalui siaran resmi yang diterima Bisnis, Selasa (15/8/2017).

Melalui kerjasama ini, masyarakat dapat memanfaatkan Apotek Kimia Farma yang mencapai 939 apotek di seluruh Indonesia untuk melakukan pembayaran iuran BPJS Kesehatan. Adapun untuk tahap awal layanan ini akan diujicobakan terlebih dahulu di 158 apotek Kimia Farma di Jabodetabek.

Kerjasama dengan Kimia Farma Apotek merupakan bagian dari program dukungan Bank Mandiri untuk pembayaran iuran BPJS melalui jaringan Modern Channel atau loket pembayaran yang dikelola oleh mitra bisnis Bank Mandiri.

Saat ini, Bank Mandiri telah menyiapkan lebih dari 16.000 gerai pembayaran, yang terdiri atas gerai retailers, warung atau toko milik masyarakat serta koperasi di seluruh Indonesia. Secara bertahap, jumlah ini akan ditambah hingga 20.000 loket pembayaran.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan seluruh cabang dan jaringan elektronik Mandiri seperti ATM, Internet Banking, SMS Banking, Mobile Banking serta layanan Mandiri Cash Management dan autodebet untuk melakukan pembayaran iuran BPJS Kesehatan

Hingga Juli 2017, frekuensi pembayaran iuran BPJS Kesehatan lewat seluruh jaringan Bank Mandiri mencapai sekitar 1,2 juta transaksi per bulan dengan rata-rata nominal Rp1,4 triliun per bulan.

Tag : bank mandiri, kimia farma
Editor : Farodlilah Muqoddam

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top